News
Loading...

Salah Satu Warga Sipil Menjadi Korban Penganiayaan Oleh Polisi

Tadius Yetorok mengalami penganiayaan(foto,KNPB)

Tadius Yetorok mengalami penganiayaan(foto,KNPB)
Merauke KNPBNews – Salah Seorang Warga di Kelurahan Kelapa Lima Distrik Merauke kota, yang diketahui bernama Tadius Yetorok mengalami penganiayaan hingga babak belur oleh dua anggota Polisi Sektor ( Polsek ) Merauke Kota, Salah satu dari kedua oknum pelaku itu sempat dikenali Korban bernama Bripka Deky Alfons. Terjadi Kejadian pemukulan  pada hari Sabtu, 10 Mei 2014, sekitar pukul 20.00 WIB.

Berawal dari korban hendak pulang, tepat di depan Pos Polsek, Pelaku memanggil korban kemudian tanpa tanya langsung memukul kemudian menyeret korban langsung dibawa masuk ke dalam sel tahanan, sampai di dalam sel korban disuruh tunduk dan ditendang dengan sepatu laras di kepala hingga mengenai mata, kemudian tidak cukup itu pelaku menggunakan cambuk yang terbuat dari selang air dan memukul bagian belakang badan dan  kepala korban, akibat  pemukulan ini,  korban mengalami pendarahan serius, geger otak dan  luka sayatan di tulang belakang pada saat itu.

Untuk menghilangkan bekas pemukulan pada korban sempat pelaku membawa korban  ke rumah sakit untuk membersihkan lukanya tapi kemudian tidak hanya itu, bukan disuruh pulang malah korban  ditahan di dalam ruangan Sel tahanan polsek hampir dua (2) hari lamanya, dari keluarga korban yang sempat mengetahui kejadian itu ingin mengecek korban, namun mereka disuru pulang oleh petugas polisi di pos penjagaan, tapi karena dari pihak keluarga korban terus menuntut untuk segera korban dibebaskan dari tahanan  Polsek, maka pada hari Senin, 12 Mei 2014 tepat malam pukul 19.00 WIB ahkirnya, Korban dibebaskan. Demikian yang dapat kami laporkan dari Kesaksian korban.

Sumber :  www.knpbnews.com
Share on Google Plus

About Suara Kolaitaga

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment