News
Loading...

ANALOGI UNTUK ORANG PAPUA YANG KERJA DI PEMERINTAHAN PENJAJAH INDONESIA

Desederius Goo
Kami sama sekali tidak saling memaksakan untuk “kamu harus ikut dengan kami dan mengerjakan sesuai denga apa yang kami mau”, kesadaran itu ada dalam diri kita walaupun saat ini kita merasa kita sedang hidup di sona aman, damai hanya karena kita di gaji atau hanya karena kita mengerjakan perkerjaan dengan gaji yang mumuaskan bagi diri kami.

Saat ini kami merasa kami sedang hidup dalam sona yang nyaman, damai, tentram. Tidak seperti yang kita duga itu saat ini kami tidak aman. Bagi orang yang berada dalam pemerintahan dan mengerjakan pekerjaan di pemerintahan penjajahan indonesia merasakan mereka sedang nyaman dan damai karena mereka di gaji, mereka di pekerjakan, mereka mendapat tempat untuk bisa menghidupkan mereka.

Mereka orang papua yang bekerja dipemerintahan penjajahan indonesia mereka lupa akan penindasan yang sedang mereka alami saat ini dinegeri mereka papua barat. Mereka hanya diberikan sebuah gula-gula untuk terus meperpanjang penjajahan di negeri papua barat. Sangat ironis juga jika kalian hanya mementingkan kepentingan pribadi tampa melihat realita penindasan yang dialami oleh masyarakat di negeri papua barat. Sedangkam kalian belum juga sadar bawah papua sudah di jajah oleh negera indonesia hingga memakan puluhan tahun dalam puluhan tahun itu berapa sumber daya alam papua yang dikuras oleh Negara penjajah dan berapa manusia papua yang ambil secara paksa oleh Negara indonesia yang juga Negara pnejajah itu.?

Orang papua yang bekerja dpemerintahan tidak akan menyadari akan bahaya yang sedang mereka hadapi karena mereka telah terlanjut mencintai pekerjaan yang mereka kerjakan di pemerintahan yang dijlankan oleh Negara penjajah indonesia dipapua barat.

Sebuah analogi dibawah ini bisa di kemas dan dipkirkan oleh bapak-bapak yang sedang bekerja di pemerintahan Penjajah indonesia ditanah papua barat, negeri papua ras Melanesia..:

Sebuah Analogi
Apa yang terjadi jika kita masukan seekor katak kedalam kuali berisi air panas..? pasti katak itu akan melompat dan berusaha untuk segera keluar dari kuali, Bukan..? Sekarang, bagaimana jika kita masukan katak itu ke dalam kuali yang berisi air hangat atau suam-suam kuku..? ia tidak akan melompot keluar dari dalam kuali.

Bagaimana jika kita menyalakan api di bawah kuali tersebut..? apakah tiba-tiba katak akan melompat dari dalam kuali..? ternyata tidak…! Katak tersebut tidak menyadari perubahan suhu air. Perlahan-lahan, ia akan mati seiring mendidinya air. Ia tidak menyadari bahaya yang ia hadapi karena terlanjur “Menikmati” air hangat didalam Kuali.

Penulis adalah  Desederius Goo Pemuda dipasar karang Nabire West Papua.

Pemuli dengan “Hak Menentukan Nasip Sendiri Bagi Rakyat Papua Sebagai Solusi Demokratik”
Share on Google Plus

About Suara Kolaitaga

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment