News
Loading...

PUISI : UNTUK NEGERI

Stephen Beanal (foto FB)
Demi negeri
Kau korbankan waktumu
Demi bangsa
Rela kau taruhkan nyawamu
Maut menghadang didepan
Kau bilang itu hiburan
Nampak raut wajahmu
Tak segelintir rasa takut
Semangat membara dijiwamu
Taklukkan mereka penghalang negeri
Hari-harimu diwarnai
Pembunuhan, pembantaian
Dihiasi bunga-bunga api
Mengalir sungai darah disekitarmu
Bahkan tak jarang mata air darah itu
Muncul dari tubuhmu
Namun tak dapat
Runtuhkan tebing semangat juangmu
Bujur , panah tombak yang setia menemanimu
Kaki telanjang tak beralas
Pakaian dengan seribu wangi
Basah dibadan kering dibadan
Kini menghantarkan west Papua
Kedalam istana kemerdekaan Holandia
Untuk Pahlawan Negeriku
Untuk negeriku…
Hancur lebir tulang belulangku
Berlumur darah sekujur tubuh
Bermandi keringat penyejuk hati
Kurela demi tanah air negeriku
Sangsaka bintang kenjora berani
kibatkan dimana-mana
Melambai-lambai ditiup angin
Air mata bercucuran, menganjungkan doa
Untuk pahlawan negeri
Berpijak berdebu pasir
Berderai kasih hanya untuk pahlawan jagad raya
Hanya jasamu bisa kulihat
Hanya jasamu bisa kukenang
Tubuhmu hancur hilang entah kemana
Demi darahmu ….
Demi tulangmu ..
Aku perjuangkan negeriku ini, west Papua
ayo..pemudi-pemuda semangat berjuang
demi negeri mu dan harta kekayaan mu
ayo…melawan Aspirasi mu menuju kedaulatan ..kemerdekaan west Papua.
amolongo-o awongo..me,agamiongo,,

Jogyakarta Minggu 06/04/2014
Karya : Stephen Beanal
 
Share on Google Plus

About Suara Kolaitaga

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment