News
Loading...

AKU JUGA INGIN HIDUP & INGIN BEBAS DARI SEGALA PENINDASAN

Ilustrasi
Aku Juga Ingin Hidup !!


Aku juga manusia yang juga sama sepertiMu, Namun kau menjadikanku bagaikan binatang atau hewan yang harus di buruh dan bunuh dengan sesuka hatiMu !
 
Aku di injak-injak, dengan sepatu laras, aku di tendang dengan sepatu laras, aku di pukuli dengan tongkat stapet, aku di sirami dengan air gas dan air es, aku di tembaki dengan senjata API dan aku kau buanggi bagaikan barang rombeng. Semuanya kau lakukan hanya untuk memperebutkan kekayaanku.
 
Hidupku tak tenang, aku di hadang, aku di tuntun setiap langkah di ikuti oleh para pembudak negeri  ini. Kini, tak ada lagi ruang untuk dapat bergerak. Namun, diriku akan tetap lawan dan lawan demi negeriku, rasku, jati diriku dan Bangsaku PAPUA.
Kau mencabut nyawaku dengan sesuka hatimu, dari atas negeriku sendiri. Diriku menjadi buduk pengorban yang kau bantai, dan yang kau hiyanati. !
Diriku juga ingin hidup !
Diriku juga ingin bernafas di alam bebas, negeri Papua !
Diriku juga ingin berkarya !
Diriku juga ingin menikmati seni hidup di dunia !
Entah, mengapa nyawaku dicabut oleh parah pembudak ?
Entah, mengapa hartaku di musnakan oleh parah pembudak ?
Entah, mengapa ruang gerakku di batasi oleh kaum kapitalis ?
Entah, mengapa ? entah mengapa, entah mengapa ?
Terselubung beribuh pertanyaan yang masih tersimpan dalam sanubariku. Ujung pembebasan aka ada jawaban yang pasti !!
Selamat Jalan Kaum tak Bernoda !!                                      Pinggiran Jagir << Sby >> !!


Aku dibunuh Secara Masal !!
Aku meninggalkan duniaku secara terpaksa !
Aku di suruh meninggalkan dunia oleh kaum pembudak negeri Melanesia !
Aku dibunuh dengan paksaan !
Nyawaku di cabut oleh kaum pembudak !
Nyawaku di hilangkan oleh kaum penghianat !
Duniaku di hiangkan oleh para pembudah !
Kawan, kini aku telah tiada namun perjuangan kita akan selalu abadi di akhirat nanti. Kawan, jangan pantang menyerah untuk lawan para pembudak di negeri cenderawasih ini !

Kata Hatiku !
Tepat tanggal 14 juli 2013, GOR Gedung olah raga Nabire Papua menjadi saksi bisu terhadap Nyawa manusia yang korban memakan puluhan orang.
Gedung gor berkata, akulah saksi bisu yang menyaksikan melayangnya Nyawa Manusia !
Rumput berkata, aku hanya menatap tanpa nada, aku menjadi saksi yang tak dapat bergerak !
Entah__ Semua benda mati maupun makluk hidup memiliki seuntai pertanyaan terhadap Nyawa Manusia yang hilang tanpa sebab-akibat (Tidak secara kemanusiaan) ??
Oksigen/Udarah berkata, entah apa aku udara di salahkan. Udara/oksigen aku bukan pembunuh ??
STrom berkata, aku tak dapat menyalah sebelum aku di nyalakan/di jalankan. Aku tak bergerak sembarngan !
Aku fisik, fisik berkata: aku tak dapat beraksi dengan sembarang, fisik, aku beraksi pasti ada bekasnya atau goresannya !
Seuntai kata dari dalam lubuk yang sangat dalam, bersama jagat raya alam papua menyampaikan selamat JALAN KAUM TAK BERNODA !?.

By. Mesak Pekei ! 
 
Share on Google Plus

About Suara Kolaitaga

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment