News
Loading...

Kematian Tak Wajar, Keluarga Korban Tuntut Pelaku Diungkap

Korban penembakan di Youtefa. Foto: papuapost.com
Jayapura, MAJALAH SELANGKAH -- Korban penembakan atas nama Demi Kepno (28) asal kabupaten Yalimo dimakamkan di pemakaman umum Tanah Hitam, Kamkey, Jayapura, Sabtu (05/07/2014) lalu.

Leo Himan salah satu keluarga korban mengutuk tindakan semena-mena dari aparat kepolisian yang berujung kematian warga sipil.

"Kami keluarga tidak terima dengan hal tersebut dan ini kematian yang tidak wajar dan kematian ini juga berkaitan dengan peristiwa yang terjadi di pasar Youtefa sebelumnya," ungkap Himan.

Kata Himan, pihak rumah sakit tidak memberikan keterangan yang jelas kepada keluarga korban, sementara keluarga korban mengharapkan klarifikasi secara lengkap berupa; pengantar jenasah, jumlah pengantar, ciri-ciri serta kendaraan yang digunakan saat mengantar mayat.

Keluarga korban lainnya, Yenius Yare mengatakan, masyarakat sipil menjadi korban pelampiasan aparat kepolisian. Dirinya mengaku mengetahui kabar kematian dari koran Cenderawasih Pos, edisi cetak, Jumat (4/07/2014).

"Saya baru tahu kabar ini dari Cepos setelah saya baca di halaman 4, di situ ada tertulis, salah satu pelaku yang diperiksa dan diinterogasi di pos Yanmor ini berusaha melarikan diri kemudian dikejar dan ditangkap, tetapi saudara ini melakukan perlawanan dan akhirnya yang bersangkutan ditembak dan mengenai bagian tubuh korban," tutur ketua Advokasi Lembaga Bantuan Hukum dan HAM Papua ini kepada wartawan.

Lanjut dia, "Kami minta kepada pihak kepolisian untuk segera bertanggungjawab dan melakukan pemeriksaan serta mengusut tuntas persoalan ini, karena persoalan ini sangat dilematis sekali kepada kami keluarga korban."

Ia juga membantah pernyataan yang mengatakan korban terlibat dalam kasus atau peristiwa pasar Youtefa sebelumnya. Karena saat peristiwa terjadi korban sedang bersama di rumah bersama dirinya dan keluarga.

Pihaknya berharap, pemerintah, MRP, DPR, DPRP mengambil langkah-langkah yang tepat guna mengatasi persoalan yang terjadi di kota Jayapura dan Papua pada umumnya.

Menurut keterangan dari pacar korban (HS), korban dibawa dengan menggunakan mobil jenis Toyota Avanza ke arah pos Yanmor Tanah Hitam, kemudian dianiaya hingga tewas tertembak di bagian perut selanjutnya jenazahnya dibawah ke RS Bhayangkara. (Hendrikus Yeimo/MS)

Sumber :  www.majalahselangkah.com
Share on Google Plus

About Suara Kolaitaga

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment