News
Loading...

“Pernyataan Sikap” Pembunuhan Sadis Oleh Warga Tataaran Terhadap Mahasiswa Asal Papua Seperti Potong Daging”

Mahasiswa adalah seseorang yang sedang aktif kuliah di kampus dalam perguruan tinggi Negeri maupun Swasta. mahasiswa dituntut untuk melaksanakan tridharma perguruan tinggi dengan bijaksana. bukan pula itu, namun mahasiswa dapat disandang sebagai agent pembaharuan, ujung tombak pembangunan bangsa dan negara.

Pemuda/i Papua di Sulawesi Utara adalah salah satu harta yang sangat berharga, bernilai tinggi, memiliki harkat dan martabat yang harus dijunjung tinggi sebagai sesama mahluk ciptaan bagi suku bangsa pribumi papua di Bumi Cendrawasih dan pada umumnya di kolom langit ini.

Kehadiran Bangsa Papua Di Tanah Minahasa Kota Seribu Salib Bukan BersifatTransmigran, mencari pekerjaan baru, apalagi menindas suku bangsa di Propinsi sulaWesi Utara, kami ada di tanah ini karena menganggap Warga Minahasa adalah orang tua kami, sahabat dekat orang papua sehingga kami datang dengan satu tujuan mulia ialah kuliah di berbagai Universitas Negeri dan Swasta Se-Sulawesi Utara.

Bangsa Melanesia Dari Papua Yang Mengecap Studi Di Kota Manado, Kota Tomohon Dan Kabupaten Minahasa, Kairagi Dan Beberapa Kota Dan Kabupaten Di Propinsi Sulawesi Utara Terbagi Dalam Beberapa Aktivitas Keseharianya Ialah Sebagai Pelajar Dan Mahasiswa.

Dalam peradaban bangsa melanesia dari papua diatas tanah minahasa telah merasakan banyak serentetan kasus pemukulan, penghinaan, ketidakadilan dan pembunuhan secara tidak manusiawi terhadap bangsa papua yang tak kunjung habis.

kondisi terakhir terhadap masyarakat papua beberapa hari lalu tepatnya pada hari sabtu tanggal 18 oktober 2014, di tondano terjadi pembunuhan sadis dan tidak manusiawi. korban bernama Alm. Etius Tabuni, serta dua yang masih dalam perawatan atas nama saudara Lemius Yikwa S.Ap, M.Ap, dan saudara armin yikwa.

berhubungan dengan kasus demi kasus yang terus terjadi di atas tanah injil ini,maka kami ingin menyatakan kepada saudara senasib dan seperjuangan di sulawesi utara bahwa hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi, sangat tidak sehat, tidak menguntungkan warga papua dan sulut, bahkan akan merusak citra kita sebagai saudara dekat dalam peradaban papua-manado danbangsa yang beradap di negri ini.

oleh karena itu dalam momentum ini kami segenap bangsa papua dan papua barat yang mengiginkan kedamaian sejati , kenyamanan, hubungan persahabatan yang lebih harmonis dan berwibawa di kemudian hari. maka kami bermohon kepada semua pihak baik pemerintah propinsi sulawesi utara, dprp, tokoh agama dan gereja, tokoh adat, pihak universitas, lsm, tni dan polri se- sulawesi utara. dengan ini kami menyatakan sikap politik secara terbuka sebagai berikut:
IKATAN MAHASISWA INDONESIA PAPUA (IMIPA) PUSAT
DI SULAWESI UTARA
Manado, 20 September 2014
PERNYATAAN SIKAP
Kami Yang Bertanda Tangan Di Bawah Ini
Nama : Ikatan Mahasiswa Indonesia Papua
Sifat : Wadah Sosial Bagi Seluruh Orang Papua Di Sulawesi Utara
Dengan Ini Kami Menyatakan Kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Bahwa Atas Pembunuhan Saudara Kami Alm. Etius Tabuni Di Tataaran Kabupaten Minahasa. Maka Kami Bermohon Kepada Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara Untuk Segera :
  1. Membebaskan Tanpa Syarat Terhadap Mahasiswa/I Asal Papua Dan Papua Barat Sebanyak 447 Jiwa Di Tondano Pada Hari Ini Juga Untuk Turun Ke Manado Sebelum Jenazah Dikirim Ke Bumi Cendrawasih.

  2.  Bermohon Agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Untuk Menghadirkan Pemerintah Provinsi Papua Dan Papua Barat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Minahasa, Untuk Mengklarifikasi Kebenaran Masalah

  3. Segera Mengungkap Pelaku Pembunuhan Yang Tidak Manusiawi

  4.  Seluruh Pengurusan Biaya Almarhum Adalah Tanggungjawab Pemerintah Sulawesi Utara.

  5.  Jika Semua Tuntutan Kami Tidak Ditanggapi Secara Serius Maka Kami Seluruh Bangsa Papua Akan Eksodus Besar-Besaran Ke Tanah Suci Melanesia dengan catatan bahwa orang Minahasa di Papua harus dipulangkan kembali.
Demikian Pernyataan Sikap Kami Atas Perhatian Tak Lupa Kami Menyampaikan Terimakasih.
HORMAT KAMI
BADAN PENGURUS PUSAT
IKATAN MAHASISWA INDONESIA PAPUA DI SULAWESI UTARA
YEMTO TABO FENTOM O. SOLOSSA
KETUA UMUM SEKERTARIS UMUM
Tembusan:
Ø Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara
Ø Pemerintah Daerah Minahasa
Ø Walikota Tomohon
Ø Walikota Manado
Ø Arsip
Maka Berdasarkan dengan Pernyataan Sikap diatas di Poin 1 sampai Poin 4 Maka kami Mahasiswa Papua akan Menggenapi Point 5 dengan Mahasiswa Papua yang ada Sulawesi Utara akan Pulang Ke Papua.
Tetapi Kalau Pemerintah Sulawesi Utara tidak memenuhi Point Duka maka harga mati tetap sepakat pada Poni Ke Lima. Inilah Sikap yang diambil Oleh Seluruh Mahasiswa Papua Yang ada di Sulawesi Utara.

“Ini Gambar Korban Pembunuhan Sadis Oleh Warga Tataaran Terhadap Mahasiswa Asal Papua Seperti Potong Daging”
Share on Google Plus

About Suara Kolaitaga

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment