News
Loading...

Tanpa Alasan Yang Jelas Lapak (Tempat Jualan) Milik Salah Satu Mama Asli Papua Di Pasar Wamanggo Dibongkar Oleh Dispenda Kabupaten Merauke.

Mama Yasinta Kamenen
Merauke, KNPB News -  Merauke, (08/08/2014) Kembali terjadi pembongkaran dan pengusiran terhadap mama pribumi papua dari pasar Womanggu ( salah satu pasar semi mal yang terletak dipusat  kota Merauke Papua  ). Adapun Kronologis sebagai berikut :
Pada hari jumat, jam : 08:15 Waktu Papua. kepala pasar dan anggotanya mendatangi lapak (tempat jualan) mama Yasinta Kamenem,  tanpa ada pemritahuan sebelumnya lalu membongkar secara paksa dan brutal tempat jualannya  mama Yasinta. Kamenen  dan  memanggil truk sampah untuk mengangkut barang-barang dagangan mama Yasinta. Kamenen.Tepat  waktu itu mama Yasinta  dan suaminya datang ke tempat jualan untuk melakukan aktifitas jualan seperti hari-hari sebelumnya. Namun  mereka terkejut dan kebingungan saat melihat barang dagangan mereka sudah dibongkar oleh petugas pasar, lalu mereka bertanya kepada kepala pasar :
Mama Yasinta dan suaminya               : “ Kenapa bapak membongkar tempat jualan kami ?.bapak membuat malu kami orang asli Papua dihadapan mata orang bangsa lain…,bapak telah menghina harga diri kami,  tolong  jangan perintah truk sampah untuk mengangkut barang- barang jualan kami. Biar kami bicara dengan kepala Dinas  Pendapatan Daerah  Merauke (DISPENDA). Ibu Nurmajit.
Kepala pasar (Robertus Anggawen.)     : “ Pergi saja bicara dengan ibu Nurmajit (kepala DISPENDA), dia (ibu Nurmajit) yang memerintahkan kepada saya.
Mama Yasinta                          : “ Dasar pemerintah penjajah buat peraturan untuk kepentingan penjajah diatas tanah  Papua.
Kepala Pasar (Robertus Anggawen)      :  Diam dan tidak menjawab.
Namun pembongkaran tetap dilanjutkan tanpa ada perlawanan dari pihak mama Yasinta Kamenen dan suaminya.

Menurut Pengakuan mama Yasinta kejadian seperti ini sudah biasa terjadi juga terhadap mama – mama pribumi Papua yang lain tetapi mereka (mama-mama pribumi papua) takut untuk melawan  para petugas dipasar Womanggu merauke.

Setelah terjadi adu mulut,antara mama Yasinta kamenen dan Robertus Anggawen (kepala pasar Womanggu), mama Yasinta dan suaminya menyimpan barang – barang dagangan mereka untuk dibawah pulang kerumah.

Mama Yasinta Kamanen sedang meratapi dan menyimpan  barang – barangnya yang dibongkar oleh petugas DISPENDA Kabupaten Merauke, untuk dibawa pulang,  didepan pasar Womanggu Merauke. Sampai saat ini (09/08/14) berita dinaikan kelompok mama-mama Papua sedang beradu mulut dengan orang pendatang dan petugas DISPENDA di pasar Wamanggo.

Sumber :  www.knpbnews.com
Share on Google Plus

About Suara Kolaitaga

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment