News
Loading...

1950-an ORANG MEE-PAGO MAJU DAN MERUBAH ORANG2 LAPAGO

Karel Gobay

Wim Zonggonau
Memang skrng byk pejuang juga byk orang sudah kenal dan tahu namanya perubahan. Tapi, sa ingin ulas sedikit ttg 2 orang ini. Pejuang Orang Gunung pertama Karel Gobay menjadi anggota NGR mewakili Meepago dan Lapago.
Pada tahun 1940-an Karel Gobay sudah belajar hidup berinteraksi dengan orang2 barat di Australi bersama dgn Zakeus Pakage. Di Parlemen ia banyak menyuarakan masalah kematiaan dan gizi buruk yg dialami oleh orang Suku Lanny, Wamena Lembah, walak dan lainya. Atas jasanya, daerah daerah Lapago menjadi pusat perhatian.

KemUdian lahirlah pejuang berikut, setelah Karel Gobay, kedua, Wilem Zonggonau yang terus berjuang hingga meninggal dalam perjalan Australia ke Keulauaan pasifik. 

Terus Doakan karya mereka ketika ada, hidup di bumi. Mereka letakan pondasi untuk perjalanan kehidupan bangsa, terutama kala itu dunia di pegunungan tengh masih tertutup, blum ada kontak dengan dunia luar. 

Kunci perjuangan yg mereka embani bukan semata satu keluarga tetapi kepemimpinanya mulai dari Lapago hingga Meepago. 

Untuk membuka keterisolasian , banyak dari pemikiran2 mereja diikuti ole missionaris dan peneliti untuk menaklukan daerah pegunungan tengah.
Kekuasaanya mereka kala itu mematok dari titik barat, daerah Enagotadi, kini ibukota Paniai sbg pusat perkembanganya. Ibukota Provinsi.

Dengan pikiran besarnya berbagai sekolah theologia dibangun di Paniai, Kebo, banyar penginjil2 tua dari berbagai suku pernah belajar di Kebo. Tak lupa, penginjil pertama, ada 12 org yang diutus ke berbagai daerah pegunungan tengah. Mereka mulsi menginjili dan membuks sekolah. 

Daerah pehunungan timur, lapaho makin lama mengalami kemajuan apalagi 1945 di kunjungi peneliti Amerika dan Autrali serta Inggris, mereka mencatata berbagai pengetahuaan hingga ada gelombang orang Mee yg datang sbg pengajar. 

Orang Lapago mulai kenal, tahu dan berkembang dari guru mereka, orang Mee. Orang sbg penginjil membuka Gereja, membuka sekolah, mengkaderkan byk yg jadi penginjil, pendeta, pengajar. 

Wajsh kemandirtian mulai terlihat sekitsrvtahun 80-an daerah ini kemudian disiplin jd administrasi pemerintahan semakin byk Orang Mee yg ditugaskan di daerah ini. Dulu mereka yg buta bisa melihat terang melalui membaca, menulis, dan bermigrasi. 

Refeleksi
Jika mereka berdua memiliki jiwa Primordialus, artinya ingin memajukan daersh dan khusus suku mee. Kita bs byangkan skrng brapa hadil dari karya mereka. Saysngnya mereka berpikir ttg daerah pegunungsn secara utuh. Ketika tahun 50-an tidsk ada Karel Gobay daerah Lapago padtinmadih tertutup, tidsk ada misdionaris yg mampu menjamahnya. Tetapinitulsh, dengan segenap jiwa patritisme hendsk me,bangun dan bangkitkan sumberdsya manusia secara bersama maka buk guru dari orang Mee yg pergi merantau.


Banyak diantara kita yang sedang hidup bahagia, semua berambisi jd pemimpin sehingga kita jadi lupa, jasa dan kar6a2 mereka. Setidaknya kita belajar, jeuh maba pola2 berpikir mereka kala ia. Mereka saling menerima dan berbagi kehidupan, interaksi yg terjakin erat menciptakan sebuah model kehidupan baru di tahun 1980-an. 

Masa2 itu merupakan kejaayaan suku2 masih hidup dengan wajah perang suku, kematiaan, sakit-penyakit, gizi buruk, busung lapar dan lainya. Kita mencoba meneladi, tian pikiran mereka untuk kemajuaan manusia mulai dari kampung2 ke daerah perkotaan.

Nanti kita lanjutkan....

Sumber Klin disini 
Share on Google Plus

About Suara Kolaitaga

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment