News
Loading...

Kapan Indonesia Bubar?

Saya memilih judul atas terinspirasi dengan membaca buku Bapak Dr.N.B.SUSILO.MT.MBA,MA,MH. Dengan judu “INDONESIA BUBAR”, yang berisi 280 halaman,kreasinya dalam bentuk visual komik yang menanamkan nilai-nilai nasionalisme.

Setelah saya membeli buku ini dan melihat judulnya, saya terasa penasaran dan  rasa keingintahuan membentuk dalam pikiran saya. Saya harus segera ke rumahku dan menyediakan waktu untuk membaca dengan seksama, buku yang baru saja mendapatinya.

Sebelum membuka kover buku yang ditutupi dengan plastic polos itu, saya bertanya dalamhatiku,
“INDONESIABUBAR” Kapan Indonesia bubar?

Apakah buku ini ada hubungan dengan Bukunya pak Dyoto Suntani denganJudul : 2015 Indonesia Pecah (Pecah Menjadi 17 Negara),

Ternyata pertanyaanku salah alamat tetapi isi buku sebenarnya seperti uraian dibawah ini, tapi ingat dunia ini dinamis, politik bisa berubah dan bangsa ini bisa saja bubar, saya tahu cerita tentang Unisoviet.

Apaisi buku, secara singkat,

AbangDr.N.B.SUSILO.MT.MBA,MA,MH, sebagai penulis yang budiman, dia menyertakan di awal kata pengatarnya dengan satu kalimat “Aku mencaridi tengah-tengah seorang yang hendak mendirikan tembok atau yang mempertahankan negeri itu dihadapan-ku supaya jangan ku musnakann tetapi aku tidak menemuinya”

Beliau menulis buku ini atas 5 hal yang menjadi terinspirasinya,

  • Dia sebagai generasi anak bangsa, yang melihat dinamika bangsa yang kian terdegradasi dan sebagi menyunguhkan reformasi bangsa 1998
  • Dia sebagai generasi anak bangsa melihat tantangan masa depan semakin berat dan
  • Dia sebagai generasi anak bangsa, mempunyai pengalaman dan bakat analytic di masadepan
  • Dia sebagai generasi anak bangsa, melihat pentingnya peranan generasi anak bangsa untuk mewariskan persatuan bangsa Indonesia dan,
Menawarkan solusi atas permasalahan bangsa dalam bentu visual komik yang sangat kayakaryanya.

Dalam awak kata pengantarnya dia berharap agar bukunya menjawab budaya bangsa iniseperti pemalas, tahu sedikit cepat puas, egois, pundarnya loyalitas anakbengsa dan sebaginya agar direstorasi kembali misi bangsa sesungguhnya.

Dalam ulasan awal dia menguraikan pengaruh Globalisai bahwa Negara terbelakang seperti Indonesia bisa kokoh bila para pemimimpin yang jujur, berani, banyakakal, kreaktif dan mempunyai sense of tuning. Dengan visi Futuristik, kalauNegara kita hanya otot yang dikendalikan oleh Negara otak, maka kemungkinan Indonesia bisa bubar.

Bung karno, berkata,“Hai pemuda-pemuda dengan 1.000 org kuat aku pindahkan gunung semeru, tetapi dengan 100 orang pemuda pemberani aku dapat menguncangkan dunia.”

Kehilangan legalitas rakyat atas pemimpin;

Masyarakat Indonesia tergolong heterogan atau tradisional paternalistic ini sangat membutuhkan contoh keteladanan dari atas kebewah (Pusat sampai RT/RW), kalaudari atas sudah bersih, kebawah akan bersih sendirinya. Kalau tidak legalitas rakyat terhadap pemimpin akan hilang.

Kebijakan yang merobah dan melenceng akan menyebabkan orang menjadi tidak percaya danotoritas akan kehilangan kreabilitasnya. Perimbangan dan perlakuan terhadap rakyat atas kebijakan pemimimpin bangsa ini sagat penting walaupun dunia iniada dua kelas “sehebat atau secanggih apapun teori social tentang manusia,tetap saja manusia Cuma terbagi dua: yang kaya dan yang miskin - Benyamin D,Negarawan”

Kepemimpinan Tempe.

Komitmen kebangsaan dan komitmen reformasi masih dinilai lemah dan tergolong jauh darimisi reformasi. Kepemimpinan melenceng dari agenda reformasi dan demokrasi sesungguhnya. Ketergantungan bangsa terhadap barat masih kental terlihat,pemimpin hanya tahu memimpin, tidak tahu memecahkan masalah.

Rakyat bangsa terlihat semakin sengsara, reformasi militer juga digolong reformasisemu atau reformasi formalitas (bukan subtansialntya), egoism para politisi danotoriter kepemimimpinan juga terasa, kekerasan antar rakyat juga masih banyakterjadi, aksi berbau SARA, intimindasi, diskrimnasi, dominasi, masih terasa.

Hal-hal ini terlihat kecil dan biasa – biasa namun akan menyebabkan bangsa ini akanpecah dan bubar menjadi beberapa kepingan walaupun kita semua tidak inginterjadi.

Kitatunggu kapan Indonesia Bubar!!!

Dan Tulisan saya lainnya bisa mampir disini:


Share on Google Plus

About suarakolaitaga

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment