Pages

Pages

Jumat, 20 Juni 2014

Kedatangan Anggota TNI di Asrama Mahasiswa Papua di Solo Meresahkan

Ilustrasi, tiga anggota TNI saat berjaga-jaga di Puncak Jaya Papua. Foto: Ist
Solo, MAJALAH SELANGKAH -- Penghuni asrama mahasiswa Jayawijaya, Papua, Wim Pilamo di Solo mengatakan, kedatangan dua anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di asrama belum lama ini  membuat mereka resah.

Sumber majalahselangkah.com di Solo siang tadi, Kamis (19/06/14) mengabarkan, pihaknya didatangi  dua anggota TNI yang salah satunya mengenakan baju tentara dan satunya berpakaian preman.

"Mereka datang saat kami mau ke kampus. Mereka masuk asrama dan periksa. Katanya, mereka mau mendata nama-nama seluruh mahasiswa Papua yang ada di Solo," kata sumber itu.

Dijelaskan, 2 anggota TNI itu sempat meminta identitas penghuni asrama, tetapi belum sempat diberikan karena saat itu penghuni asrama sedang ada di kampus.

"Kami tidak tahu ada apa ini. Selama ini tidak ada apa-apa di sini. Kami hanya kuliah dan pulang ke rumah. Beberapa teman sudah takut-takut ini," tuturnya kepada majalahselangkah.com di balik telepon selulernya.

Padahal, kata dia, mahasiswa di sana telah sampaikan statusnya kepada ketua RT/RW.

Tempat yang didatangi kedua oknum anggota TNI adalah Asrama Wim Pilamo, tempat tinggal mahasiswa asal Kabupaten Jayawijaya di Solo, Jawa Tengah. (GE/MS)