Pages

Pages

Jumat, 27 September 2013

NIAT BANTU, MALAH DIANIAYA OKNUM TNI-AU

Ilustrasi pengeroyokan (beritakendari.com)
Jayapura, 26/9 (Jubi) – Salah satu calon penumpang pesawat Hercules milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) bernama Eko Yikwa, yang berniat membantu petugas yang mengurusi keberangkatan penumpang, mendapat perlakuan tak wajar hingga dianiaya.

“Saat kami, calon penumpang mengantri untuk mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai persyaratan penumpang, saya malah mendapat perlakuan tak wajar dengan dipukul oleh petugas,” kata Eko Yikwa ke tabloidjubi.com yang datang ke Kantor Redaksi JUBI, Waena, Kota Jayapura, Papua, Kamis (26/9).

Awalnya, menurut Eko, dirinya hanya berniat mengumpulkan KTP milik calon penumpang lain untuk memudahkan pekerjaan petugas. Tapi entah mengapa, petugas justru tak terima apa yang telah dilakukan Eko. Dirinya kemudian dibawa ke dalam ruang petugas untuk ditanyai. Hal ini terjadi kurang lebih pukul 12.00 WIT di Bandara Hercules Yabaso, Sentani, Kabupaten Jayapura pada Kamis (26/9).

Ko mau bertanggungjawab?” tanya Sudarsono, salah satu anggota TNI AU yang sedang bertugas. “Bapak, saya tidak bermaksud seperti itu. Hanya pikiran saya, dengan melakukan ini dapat membantu petugas,” kata Eko kepada petugas TNI AU tersebut.

Mendengar jawaban Eko, petugas tidak dapat menerimanya dan menganggap Eko mengambil alih tugasnya. Selanjutnya, Eko ditarik kembali dan kemudian dipukul oleh kurang lebih delapan orang petugas bersama Anggota TNI AU yang berada di lokasi kejadian.

“Saya dipukul dari pintu hingga bagian dalam ruangan oleh mereka. Jaket saya ditarik hingga robek. Kepala dipukul berulang-ulang. Satu tendangan dari petugas TNI ke arah bibir dan sekarang pecah. Saya sempat lihat nama pada baju yang dipakai, yakni bernama Iwan Suebu karena Iwan sendiri yang meminta saya melihat,” kata Eko. “Lihat saya,” demikian kata Iwan Suebu seperti diulang Eko ke tabloidjubi.com, saat menceritakan apa yang dialaminya.

Panglima Daerah Militer XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Christian Zebua mengatakan, terkait pemukulan yang dilakukan oknum TNI kepada Eko Yikwa untuk segera dilaporkan ke POM AU atau Danlanud. “Laporkan ke POM AU atau Danlanud,” ungkapnya lewat pesan singkatnya, terkait pengeroyokan itu ke tabloidjubi.com, Kamis (26/9) malam.

Kepala Penerangan Daerah Militer XVII Cenderawasih, Kol. Inf. Lismer Lumban Siantar juga mengatakan hal yang sama. “Bagusnya membuat laporan pengaduan kepada POM AU atas kejadian ini,” katanya  ke tabloidjubi.com lewat telepon selulernya, Kamis (26/9) malam. (Jubi/Aprila Wayar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar