Pages

Pages

Sabtu, 27 April 2013

TPN-OPM SEJATI MASIH BEKERJA UNTUK PAPUA MERDEKA

Translate
BENDERA NEGARA WEST PAPUA " BINTANG KEJORA"
"TPN-OPM Sejati Belum Pernah Menyerah Kepada Pemerintah Colonial Republik Indonesia Selama Ini"
 

Tanggapan TPN-OPM Markas Pusat atas Pemberitaan Media Massa Indonesia Tentang 212 Anggota OPM, dibawah Pimpinan Danny Kogoya Kembali Ke NKRI sebagai berikut:
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Organisasi Papua Merdeka (OPM) memberitahukan kepada publik bahwa TPN-OPM sejati belum pernah menyerah kepada Pemerintah Colonial Republik Indonesia.
Mereka-mereka yang menyerah itu adalah oknum-oknum, yang mengalami suatu krisis iman dan mental. Artinya, karena salah kerja maka Tuhan mencabut hikmat yang diberikan-Nya dan mereka kehilangan roh-roh yang melindungi mereka sendiri. Ada tiga Roh yang melindungi TPN-OPM, yaitu Roh Tuhan, Roh Alam dan Roh Moyang.
Ketiga Roh ini melindungi Pejuang-Pejuang Papua, yang berjuang dalam Organisasi TPN-OPM. Jika Anggota TPN-OPM itu sendiri salah kerja, maka oknum tersebut akan kehilangan tiga roh yang disebutkan di atas dan mendapat maut.
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, yang tergabung dalam Komando Nasional berdasarkan Konferensi Tingkat Tinggi di Biak pada tanggal 1-5 Mei 2012 tidak terpengaruh dengan pernyataan 212 Anggota OPM yang menyatakan kembali ke NKRI.
Danny Kogoya dan Anggotanya yang menyerah kepada NKRI ini adalah yang pernah menentang Sidang terhormat (KTT TPN-OPM) di Markas Perwomi Biak, pada tanggal 3 Mei 2012 dan wallout dari Sidang pada saat itu.
Oleh karena itu, TPN-OPM memberitahukan kepada segenap Pimpinan dan Anggota TPN-OPM atau pun Anggota KNPB Militan yang pernah ikut KTT di Biak lalu keluar jalur dan bergabung ke faksi lain, kemudian melakukan pembusukan atau provokasi rakyat, agar Anda hati-hati dan segera berhenti. Mengapa? Karena Nasibmu sama dengan Danny Kogoya cs.
Perjuangan Papua Merdeka adalah Perjuangan Suci. Dengan demikian, maka bagi generasi muda Bangsa Papua yang bergabung dan melanjutkan perjuangan harus bersih diri. Artinya, berjuang dengan rendah hati dan takut akan Tuhan. Karena segala sumber pengetahuan berasal dari Tuhan, dan Pengetahuan tanpa hikmat Tuhan pada hakekatnya sia-sia.
Untuk Danny Kogoya dan anggotanya yang menyerah kepada NKRI ini, TPN-OPM yang bergabung dalam Komando Nasional dibawah Pimpinan Gen. Goliath N. Tabuni memakhluminya.
Dan Daniel Kogoya cs ini bukan TPN-OPM seperti Goliath Tabuni, Kelly Kwalik (alm), Daniel Kogoya (alm) di Mapenduma, Tadius Magai Yogy (alm); Richard Joweny; Mathias Wenda; Bernard Mawen; Meklianus Awom (alm) dan Pimpinan TPN-OPM lain yang kami belum sebutkan nama.
Daniel Kogoya cs ini bukan merupakan pejuang sejati TPN, namun mereka hanja sebagai pengungsi di PGN yang tidak jelas status mereka. Artinya, General Refugess Status atau Political Aslylum Seeker Status. Karena nilainya beda dan penanganannya pun beda.
Dan kelompok Daniel Kogoya yang menyerah ini adalah orang-orang yang tidak produktif, maka tidak terlalu penting bagi TPN-OPM sejati. Dan menurut hukum Revolusi, mereka ini adalah penghianat perjuangan Bangsanya.
Ingat, TPN-OPM sejati tidak akan menyerah kepada Pemerintah Colonial Republik Indonesia, melainkan berjuang terus sampai Tuhan Jesua datang kembali mengadili Indonesia atas kejahatan mereka.
Bukti Pemberitaan Media-Media Indonesia yang dimaksud boleh click link dibawah ini:
1. Dany Kogoya dan Ratusan Pengikutnya Insyaf 
2. Penuturan Dany Kogoya Menyatakan Diri Kembali ke Pangkuan NKRI : Pembunuhan dan Pemberontakan Hanya Korbankan Rakyat                                   http://www.bintangpapua.com/index.php/lain-lain/k2-information/halaman-utama/item/919-penuturan-dany-kogoya-menyatakan-diri-kembali-ke-pangkuan-nkri–pembunuhan-dan-pemberontakan-hanya-korbankan-rakyat
Pesan Buat Pangdam dan Kapolda:
Tuan Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Christian Zebua, dan Tuan Kapolda Tito Karnavian yang terhormat Anda jangan berbesar hati dengan menyerahnya 212 Anggota OPM dibawah pimpinan Danny Kogoya, karena itu hanya sekelompok orang dan hal biasa. Artinya, dari dulu memang banyak menyerah, tetapi perjuangan belum pernah berhenti.
Cara-cara propaganda murahan seperti sekarang ini, pernah juga dilakukan oleh Colonel Burhanudin Siagian di tahun 2006-2008 di Papua. Perannya sama dan metode pun sama, namun hasilnya nihil dan TPN-OPM tetap berjuang terus.
Akhirnya, Colonel Burhanudin Siagian masuk daftar Kriminal PBB 2008 dan terpaksa dipindahkan dari Papua dan non jobs. Pak Pangdam dan Kapolda, ingat baik-baik cara Anda sama maka Anda pun  bisa jadi target Daftar Kriminal PBB seperti Burhanudin Siagian, karena cara propagandanya sama.
Ingat, Mayoritas Rakyat Bangsa Papua Barat bersama TPN-OPM sejati masih berjuang. Dengan demikian, maka waktu Tuhan Indonesia akan angkat kaki dari Tanahnya Bangsa Papua Barat.
Sudah cukup Indonesia merampas, mencuri, memperkosa dan membunuh Umat Tuhan dari Bangsa Papua, ras Melanesia di Negeri Paradise ini.
Demikian, tanggapan TPN-OPM Markas Pusat atas pemberitaan Media Massa Indonesia tentang 212 Anggota OPM Menyerah ke NKRI ini dibuat dan dikeluarkan guna menjadi perhatian oleh semua pihak dan dapat dilaksanakannya. Terima kasih atas perhatian Anda.
Dikeluarkan Di : Markas Pusat
Pada Tanggal    : 26 Januari 2013
AN. Panglima Tinggi TPNPB
Kepala Staf Umum TPNPB
                  ttd
Mayjen Teryanus Satto
NRP. 7312.00.00.003