Pages

Pages

Senin, 15 April 2013

NEGARA HARUS JAMIN KESELAMATAN AKTIVIS PAPUA MERDEKA

Ketua Komisi A DPR Papua, Ruben Magay. (Jubi/Arjuna)
Jayapura, 15/4 – Meski para aktivis Papua Merdeka memiliki ideologi yang berseberangan dengan penguasa, namun Ketua Komisi A DPR Papua, Ruben Magay menilai negara tetap harus menjamin kesematan mereka.

Ia mengatakan, Indonesia pernah dijajah Belanda. Meski sejumlah pejuang atau aktivis pro kemerdekaan Indonesia dipenjarakan, namun mereka tidak dibunuh. Mereka bahkan menyaksikan kemerdekaan Indonesia dan masih ada yang hidup hingga sekarang ini.

“Saat itu penjajah Belanda mengerti dan memahami HAM. Meski mereka berseberangan dengan Belanda, namun pejuang Indonesia tidak dibunuh. Namun yang terjadi di Papua saat ini, banyak aktivis Papua Merdeka serta Tapol/Napol yang dibunuh. Ada juga yang meninggal di penjara. Keselamatan mereka harusnya dijamin,” kata Ruben Magay, Senin (15/4).

Menurutnya, KNPB yang saat ini menjadi wadah perjuangan rakyat Papua juga tidak jauh berbeda. Sejumlah aktivisnya ditangkap dan ada yang dibunuh. Untuk itu sebagai Ketua Komisi A DPR Papua, ia mengharapkan agar tokoh-tokoh dan aktivis Papua dilindungi.

“Kurang lebih ada 22 orang KNPB mati di tahun 2012. Juga banyak aktivis lainnya yang mati ditembak dan dipenjara. Saya minta negara melindungi tokoh-tokoh orang Papua, aktivis, aktivis mahasiswa, TPN/OPM bahkan masyarakat biasa. Jangan ditembak dan dibantai. Saat ini di Papua mulai dari aktivis hingga anak kecil dibabat habis. Bahkan, beberapa aktivis Papua Mardeka yang dipenjara di luar Papua seperti di Makassar meninggal di sana,” ujarnya.

Ruben Magay berharap, negara menjaga keselamatan bagi mereka yang berbicara menyampaikan aspirasi atau ideologinya. Masyarakat Papua bersuara merdeka karena kebijakan selama ini tidak berpihak kepada mereka.

“Kami berharap semua aktivis pro kemerdekaan di Papua ada perlindungan. Perlindungan yang saya maksud adalah keselamatan mereka. Bahkan, jika bisa mereka mendapatkan Amnesty dan Abolisi. Propinsi lain tidak sama dangan Papua. Papua masuk ke Indonesia lewat PBB. Jangan terus terjadi kriminalisasi di atas tanah ini,” kata Ruben Magay. (Jubi/Arjuna) 

Sumber :  tabloidjubi.com

Foto-Foto TAPOL West Papua















FREEDOM WEST PAPUA 100% HARGA MATI