Pages

Pages

Jumat, 19 April 2013

Militer Indonesia kembali Menciptakan Sekenario di Wilaya Deiyai untuk Membunuh Rakyat Papua Barat


Anjing-Anjing Amerikan serikat sedang

Operasi Militer di Papua. Foto:Ilustrasi

Militer Indonesia aktor pengacau, Pembunuh, Penindasan, dan Pemerkosaan terhadap Rakyat pribumi di Tanah Papua. Awalnya, sejak Papua di integerasikan secara paksa kedalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sampai dengan saat ini, kekerasan Militer Indonesia terus berkepanjangan, sehingga membunuh Rakyat Papua yang tak berdosa. Bahkan, Bisnis Militer pub terus terjadi, guna mengamankan kepentingan kaum Kapitalisme di Tanah Papua Barat.  Sehingga, populalitas Rakyat pribumi papua menurung, berdasarkan Statistik Tahun 2012.
 
Belum lagi upaya lain yang di lakukan oleh kaum penindas. Sepertinya, mengancam Eksitensi Orang asli Papua (OAP) secara sistimatik yang dilakukan oleh Negara Kolonialisme Indonesia Iblis, Impirialisme Amerika Serikat, dan Kapitalisme, bahkan Militerisme. Sebenarnya Rakyat hanya butuh Perdamaian dan ketenangan diatas Tanah Papua, tetapi Militer sengaja menciptakan kekerasan terhadap Rakyat Papua. Sangat aneh !! Militer Indonesia kehilangan akal sehat, karena mereka dimanfaatkan oleh kaum Kapitalisme. 
Militer Indonesia sedang haus Darah Manusia di Dunia dan di Indonesia bahkan lebih khususnya di Tanah Papua. Namun, pengamatan saya selama ini, Militer Indonesia sedang dirasuki Setan alias Iblis. Karena Rakyat Indonesia saja, mereka membunuh dengan berbagai cara, apa lagi Rakyat Papua itukan di benuh sangat berkelebihan karena beda ras, Budaya, kongnisi, kehidupan sosial, dan lain-lain. 
Militer Indonesia tidak senang Rakyat Papua hidup dalam Perdamaian dan ketenangan di atas Tanah Papua. Sehingga mereka berupaya untuk memciptakan sekenario melalui berbagai cara. Sepertinya, “Rakyat Papua diperalatkan dengan senjata oleh Militer Indonesia didaerah yang Militer Indonesia merasa aman. Namun dengan persoalan tersebut Militer Indonesia melakukan Operasi  dipelosok-pelosok, karena Oknom Yudas tersebut Ia diduga TPNPB/OPM pada hal Ia di manfaat dan diperalatkan oleh Militer Indonesia sehingga membunuh Rakyat Papua yang sedang beraktivitas dan/atau tak bersalah.
Skenario Militer Indonesia di Tigi Barat Pembohongan Publik 
Kemarin terjadi di Kampung Diyai, Distrik Tigi Barat, Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua. Diduga, seorang Pemuda tak dikenal menemukan 20 butir peluru masine di kampung tersebut. Sehingga, peristiwa ini sedang dihebohkan saat ini, melalu Via pesan seluler, sehingga 30 pasukan Brimob dan 30 pasukan TNI bersiaga untuk melakukan Operasi di Kampung Diyai Distrik Tigi Barat, Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua (Informasih ini masih fipti-fipti). Terkait insiden ini, sengaja di ciptakan oleh Militer Indonesia melalu Orang Papua yang diperalatkan oleh Militer Indonesia, karena selama ini Kabupaten Deiyai aman tak ada masalah satupun. Memang ada masalah tetapi, masalah hanya di kalangan para elit-elit Politik (Pilkada Deiyai yang masih dalam masala itu).
Militer Indonesia (Gabungan Brimob dan TNI) sengaja ciptakan persoalan ini, supaya Pemerintah Pusat (Jakarta) anggarkan Dana untut melakukan Operasi di daerah tersebut. Bahkan, Pihak militer Indonesia juga sedang haus Darah Manusia Dunia khususnya Rakyat Papua di wilaya Kabupaten Deiyai. Ternyata peristiwa tersebut pembohongan publik yang dilakukan oleh Militer Indonesia di Daerah Tigi Barat, Deiyai, Papua, sperti yang diberitakan melalu portal berita Papua (majalahselangkah dan tabloidjubi). Namun, berbagai rentetan konflik di Tanah Papua aktor utama adalah Militer Indonesia hanya kepetingan jabatan dan Uang. Selanjutnya, Militer Indonesia juga diperalatkan oleh pihak asing (Amerika Serikat) untuk terus membunuh Rakyat Papua Barat.
Sangat Ironis !! kelakuan Militer Indonesia Iblis di Tanah Papua. Namun, karena Militer Indonesia terus menerus membunuh Rakyat Papua tanpa sebab akibat yang jelas, jika hal terus terjadi di Tanah Papua, Orang Papua akan punah (Genosida) diatas Tanah Papua. Oleh sebab itu, Rakyat Papua jangan terprovokasi dengan berbagai isu yang diedarkan oleh kaki tangan Kolonialisme Indonesia alias Yudas di bumi Cendrawasih. Maka, diharapkan kepada kawan-kawan seperjuangan dimana saja berada, terus bangun Diskusi dan kerja nyata dalam proses perjuangan Suci Rakyat Bangsa Papua. Ingat !! Jangan mengotori Perjuangan suci Bangsa Papua Barat, karena Perjuangan Papua bukan sebuah Permainan.
Militer Indonesia penghambat Pembangunan di Tanah Papua
Operasi-operasi Militer di Tanah Papua menghambat Papua. Jelas itu sangat nampak, atas intruksi Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yodhoyono (SBY). Namun, dampaknya banya Pembangunan di Papua gagal. Jika Pemerintah Pusat (Jakarta) menyalakan Pejabat Daerah, Pejabat Daerah Papua pun akan menyalakan Presiden Indonesia. Oleh karena Pemerintah Indonesia perlu membangun Papua dengan serius. Jangan ! hanya membunuh Manusia Papua dan Alam Papua, teta[i perlu terapkan Pendekatan Pembangunan.
Tidak salah, Jika Rakyat Papua menuding Militer Indonesia adalah aktor pengacau di Tanah Papua. Buktinya sudah jelas, banyak Video dan foto (Image) yang beredar di Dunia maya (Internet). Jika persoalan ini terus terjadi Rakyat Papua menyatan kedatangan Bangsa Indonesia hanya untuk mencuri Sumver Daya Alam (SDA) dan membunuh Orang Papua.
Penulis adalah anak Negri Papua Barat, kini berdomisili di  kalangan anak Jalan

Sumber : www.malanesia.com