Pages

Pages

Selasa, 19 Maret 2013

RAKYAT DI KAMPUNG TIDAK BUTUH UANG

Para kepala distrik yang dilantik
beberapa hari lalu. (Jubi/Ans)
Merauke (18/3)—- Masyarakat yang tersebar di 160 kampung dan delapan kelurahan di Kabupaten Merauke,tidak membutuhkan uang, tetapi bagaimana perhatian yang diberikan oleh seorang kepala distrik (Kadistrik). Uang itu akan datang dengan sendirinya jika masyarakat didampingi sekaligus menjalankan serta melaksanakan kegiatan pembangunan bermanfaat.

Hal itu disampaikan Bupati Merauke, Romanus Mbaraka saat melakukan pertemuan bersama para kepala distrik bersama pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke beberapa waktu lalu.  “Saya berharap agar para kepala distrik yang baru dilantik untuk datang duduk sekaligus mendengarkan berbagai keluhan. Disana, banyak permasalahan yang bisa didapatkan,” ujarnya.

Dijelaskan, dana yang turun setiap tahun ke kampung-kampung, nilainya sangat besar. Olehnya, menjadi tugas serta tanggungjawab seorang kepala distrik untuk bagaimana melakukan pengawasan serta mendorong masyarakat setempat agar bergotong royong secara bersama-sama guna menyelesaikan berbagai kegiatan pembangunan.

Ditambahkan, semua kebijakan pembangunan dalam bentuk investasi maupun percepatan yang dikelola setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dari dana APBD, agar kepala distrik sebagai ujung tombak, harus mencerna secara baik dan benar. Rakyat perlu dibimbing serta diarahkan untuk bekerja dengan sebaik mungkin.

Jika dalam kegiatan pembangunan yang dijalankan dan atau dilaksanakan banyak merugikan masyarakat, pinta Bupati Merauke, segera dikomunikasikan secara bertahap dan tidak konfrontatif. Ikutilah mekanisme dan petunjuk untuk menyampaikan permasalahan yang terjadi. (Jubi/Ans)