Pages

Pages

Minggu, 30 Agustus 2015

KNPB: Indonesia Itu Penjajah yang Harus Dilawan

Juru Bicara Nasional KNPB, Bazoka Logo - Jubi/Arnold Belau
Yogyakarta, Jubi – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menyebut pemerintah Indonesia di Tanah Papua sebagai ‘penjajah’ yang harus dilawan. 

“Sekarang kami sudah tidak pusing lagi dengan aparat Republik Indonesia. KNPB anggap itu penjajah yang perlu kami lawan dan lawan,” kata Juru Bicara KNPB, Bazoka Logo kepada Jubi belum lama ini di Jayapura.

Kekuatan hukum dan kekuatan fisik Pemerintah  Indonesia yang sedang mengontrol rakyat Papua, kata Logo,  tidak akan membuat  KNPB mundur. Penembakan dianggap bagian dari perjuangan yang harus dihadapi para pejuang dan aktivis Papua.

“Indonesia ko mau tembak atau tidak, penjara atau tidak, bubarkan aksi demonstrasi atau tidak,  Papua pasti merdeka. Kami yakin atas kemerdekaan dan kami akan lawan demi pembebasan,” katanya.
 
Kata Logo, pembebasan suatu kepastian yang akan terwujud melalui proses perjuangan karena ada tiga alasan yang menjadi keyakinan KNPB . Pertama, catatan sejarah. Sejarah telah mencatat suatu bukti bahwa  keberadaan orang West Papua sebagai bangsa sendiri.
 
 “Kami yakin karena sejarah. Peristiwa sudah terjadi. Kami percaya bahwa sejarah akan menyatakan kebenaran. Sejarah bangsa ini jelas Indonesia akan ketemu dengan West Papua di mana tempat yang akan membuktikan kebenaran itu,” katanya.
 
Kedua, hak ketulungan orang West Papua. Orang West Papua mempunyai hak memilih menjadi bagian dari Indonesia atau menjadi negara sendiri. Negara manapun tidak bisa memasa ketika orang West Papua menyatakan menjadi suatu bangsa merdeka.
 
 “Orang lain tidak punyai hak bicara tentang kami. Kami punya hak menerima atau menolak  Indonesia. Orang lain mau tinggal atau usir itu hak kami. Indonesia tidak bisa paksa kami terus menerus,”tegasnya.
 
Ketiga, penentuan pendapat rakyat (PEPERA) 1969 tidak terlaksana dengan baik. Pemerintah indonesia kerja sama dengan Amerika,  Belanda dan Australia memanipulasi suara orang Papua. Orang Papua dipaksa menjadi bagian dari Indonesia yang terus menerus bantai orang Papua.
 
“Setelah Paksa, Indonesia bukan melaksanakan Pembangunan di West Papua. Indonesia malah melakukan pembunuhan. Pembunuhan secara sistematis, terstruktur dan masih yang mengarah kepada pemusnahan etnis,” jelasnya.
Usman Yogobi, ketua Umum Solodaritas Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua mengatakan kemerdekaan yang menjadi perjuangan rakyat West Papua itu hak mutlak. Hak yang harus dihargai Pemerintah Indonesia dan dunia Internasional.
 
“Perjuangan ini hak Politik rakyat West Papua. Hak politik ini sama dengan hak politik rakyat Indonesia membentuk negara Indonesia dan rakyat Amerika menjadi warga negara  Amerika,”tegasnya. (Arnold Belau)
 
http://tabloidjubi.com/2015/08/28/knpb-indonesia-itu-penjajah-yang-harus-dilawan/