Pages

Pages

Jumat, 17 Oktober 2014

Wartawan Suara Papua Dilarang Ambil Gambar Sidang JW dan DW

Ilustrasi Stop Kekerasan Terhadap Pers – Jubi/IST
Jayapura, Jubi – Wartawan Jayapura kembali diintimidasi saat menjalankan tugas peliputan.

Oktovianus Pogau, wartawan suarapapua.com dilarang mengambil gambar oleh kerabat kedua terdakwa pada persidangan John Way (JW) dan Doren Wakerkwa (DW) yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Klas IIA Abepura, Jayapura, Rabu (15/10).

“Setelah putusan, saya mau ambil gambar Doren Wakerkwa di dalam ruang sidang tetapi tiba-tiba dilarang oleh seorang laki-laki yang kemungkinan adalah kerabat dari kedua terdakwa,” kata Okto kepada Jubi di PN Abepura.
Lanjut Okto, setelah dilarang laki-laki bertopi warna hitam merah, seorang laki-laki lain menghampirinya dari arah belakang dengan wajah penuh kemarahan. Laki-laki berumur itu marah, kenapa dirinya mengambil gambar. Saat menjelaskan kalau dirinya adalah wartawan, lelaki tersebut masih tetap melarang.

“Saat dia marah, laki-laki ini menahan lengan tangan saya dengan mencengkeram kuat dan saya merasa sakit diperlakukan begitu,”kata Okto.
Di tempat yang sama, Robert Vanwi, wartawan Suara Pembaharuan untuk Papua yang juga adalah saksi mata kejadian tersebut menyayangkan kejadian seperti ini.

“Ini sudah persidangan yang kesekian kali dan sejak sidang pertama, kami terus dilarang meliput oleh kerabat kedua terdakwa padahal ini adalah sidang terbuka dan kami bisa meliput jalannya persidangan,” kata Vanwi kepada Jubi.
Vanwi merasa ini adalah bukti ketidaktahuan masyarakat akan kerja-kerja media sehingga ke depan perlu ada sosialisasi yang lebih optimal tentang undang-undang pers di tengah masyarakat luas, agar ke depannya wartawan tidak dilihat sebagai musuh tetapi sebagai rekan dalam menyelesaikan berbagai tindak pidana di Papua. (Aprila Wayar)

Sumber :  www.tabloidjubi.com