Pages

Pages

Selasa, 14 Oktober 2014

AMP JAWA BARAT, JAWA TENGGA DAN JAWA TIMUR : AKSI SERENTAK PEMBEBASAN JURNALIS INTERNASIONAL DI PAPUA

AMP Kota Bandung gelar aksi di Gedung Sate, Bandung, minta bebaskan jurnalis Perancis (Foto: Jakson Ikomou/SP)

AMP Bandung Gelar Aksi Minta Pemerintah Bebaskan Dua Jurnalis Perancis


BANDUNG, SUARAPAPUA.com --- Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Bandung, siang tadi, Senin, (13/10/14), menggelar aksi demonstrasi damai di depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, meminta pemerintah Indonesia membebaskan dua wartawan asal Perancis, Thomas Dandois dan Valentine Bourrat, yang kini ditahan di Jayapura, Papua.

Pantauan media ini, sekitar pukul 10.00 Wib, massa aksilong march dari Asrama mahasiswa Papua, menuju Gedung sate. Mass juga membentangkan sebuah spanduk yang bertuliskan “Bebaskan Jurnalis Asal Perancis, Valentine Bourrat dan Thomas Dandois, juga Berikan kebebasan bagi Jurnalis Asing di Papua Barat”.  

Koordinator Aksi, Nikson Wenda, mengatakan, pemerintah Indonesia harus bebaskan dua wartawan asal Perancis, dan segera membuka akses bagi wartawan asing untuk datang meliput persoalan di tanah Papua.

 VIDEO PERNYATAAN SIKAP AMP BANDUNG TUNTURAN PEMBEBASAN BAGI JURNALIS INTERNASIONAL DI PAPUA http://ampbandungjabar.blogspot.com/2014/10/video-pernyataan-sikap-amp-bandung.html
FOTO-FOTO AMP Bandung : Bebaskan Thomas Dandois, Valentine Bourrant dan Berikan Kebebasan Bagi Wartawan Internasional Di Papua Barat : http://ampbandungjabar.blogspot.com/2014/10/foto-foto-amp-bandung-bebaskan-thomas.html

AMP Yogjakarta Gelar Demo Desak Dua Wartawan Perancis Dibebaskan


AMP Yogyakarta aksi minta dua wartawan Perancis dibebaskan (Foto: Ist)
YOGYAKARTA, SUARAPAPUA.com --- Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Wilayah Jawa Tengah, Senin (13/10/2014) siang tadi, menggelar aksi demo damai di titik 0 kilometer, Yogyakarta, minta dua wartawan asal Perancis, Thomas Dandois dan Valentine Bourrat, yang ditahan di Jayapura, Papua, untuk dibebaskan.

Otis Tabuni, Koordinator aksi menjelaskan, penahanan dua wartawan asal Perancis di Papua, menunjukan bahwa wilayah Papua masih tertutup bagi pengamatan dunia internasional


Aliansi Mahasiswa Papua Surabaya Desak Dua Jurnalis Papua Dibebaskan

Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jatim, Senin (13/10). Mereka menuntut pembebasan jurnalis asal Perancis, Thomas Dandois dan Valentine Bourrant tanpa syarat beserta seluruh peralatan jurnalistik, dan memberi kebebasan jurnalis asing lainnya di Papua. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT/Rei/ama/14.
KBR, Surabaya - Aliansi Mahasiswa Papua, mendesak pemerintah Indonesia untuk segera membebaskan dua wartawan Prancis tanpa syarat. Serta, mencabut larangan terhadap wartawan asing untuk melakukan kerja jurnalistik di Papua. 

Di tengah terik matahari yang menyengat, AMP komite kota Surabaya menggelar orasi di depan gedung negara Grahadi Surabaya. Mereka meminta pemerintah indonesia menghargai hak asasi manusia, termasuk membuka jurnalis asing dengan bebas melakukan aktivitasnya di Papua. 

Jubir AMP Waren Magar mengungkapkan, pembungkaman terhadap ruang demokrasi nyata dilakukan oleh aparat keamanan dengan melarang adanya kebebasan berekspresi bagi rakyat papua di depan umum.