Pages

Pages

Rabu, 18 September 2013

IMASEPA Bandung Jawa Barat Demo " Perekutmen Calon Praja IPDN Diminta Anak Asli Papua Dari Kabupaten Setempat Untuk Se-Tanah Papua.


Masa Aksi Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua (IMASEPA) Bandung,saat sumpa pres oleh Markus  Madlama depan kampus IPDN, Jatinagor. Rabu (18/09/2013/Foto. SCK. Wenas Kobogau)
Bandung , Suara Cendrawasih Kolaitaga – Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua (IMASEPA) Bandung Jawa Barat, mengelar aksi demo di depan Kampus Institut Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinagor , dalam bentuk penolakan colon praja IPDN Non Papua yang di kirim oleh Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Bandung Jawa Barat, Rabu (18/09/2013) jam 10.00, WIB.
Dalam aksi yang di sampaikan kepada http://suarakolaitaga.blogspot.com oleh Juru Bicara Markus  Madlama, kami dari Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua (IMASEPA) Bandung Jawa Barat,  menuntut kepada Pemerinta Provinsi Papua dan Papua Barat, serta Babupaten-Kabupaten di seluruh Tanah Papua STOP mengirim Calon Praja IPDN Non Papua dan juga bukan dari asli Kabupaten setempat.
Kordinator aksi M.Sa’id Furu juga menegaskan dengar suara yang keras bahwa, Pejabat-pejabat se-tanah papua stop jadikan perekutmen calon-calon praja IPDN sebagai barang bisnis, Intinya, setiap anak yang dikirim mengatasnamakan kabupaten, dia adalah asli anak dari kabupaten atau daerah itu, sebab kami dari papua tidak mungking tes calon praja IPDN ke pulau jawa, Sulawesi dan sekitarnya yang atas namakan daerah tersebut.
Salah satu masa aksi dalam cela-cela aksi dengan suara yang halus dia mengatakan bahwa saya secara pribadi  keprihatinan dengan semua kebijakan-kebijakan yang diputuskan oleh kabupaten-kabupaten serta 2 Provinsi yang ada di Tanah Papua, karena angaran Otonomi Khusus yang di angarkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) no 21 tahun 2001 sudah jelas-jelas di angarkan untuk membangun sumber Daya Manusia (SDM), tetapi kenyataannya angaran tersebut menjadi milik pejabat-pejabat yang bekerjra dalam birokrasi Pemerintahan di Tanah Papua. “
Saudara-saudari kalau kita mencermati ternyata selama bertahun-tahun anak asli Papua yang mewakili kabupaten masing-masing di seluruh Papua maupun Papua Barat untuk masuk berpendidikan di IPDN sangat sedikit, sebagian besar yang selalu loloskan non Papua.kata Markus  Madlama.
Aksi yang di gelar oleh IMASEPA Bandung di depan Kampus IPDN dengan tuntutan :
1.   PEREKRUTAN CALON PRAJA IPNDN NON PAPUA
2.   MENGAPA BIAYA TES CALON PRAJA IPDN KINI SANGAT MAHAL
3.   STOP KOLUSI ,KORUPSI, NEPOTISME DI SELURUH TANAH PAPUA
4.   ADANYA MAFIA REKRUITMEN CALON PRAJA IPDN
5.   JANGAN MENJADIKAN REKRUITMEN CALON PRAJA IPDN SEBAGAI LAHAN BISNIS.
Adapun ketegasan yang sampaikan oleh Ketua IMASEPA Bandung Jawa Barat Wenseslaus Kobogau “ Bila apa yang kami sampaikan hari ini tidak di tanggapi oleh Provinsi Papua dan Papua Barat,serta Kabupaten-Kabupaten  di seluruh Tanah Papua, maka kami akan turun yang kedua kalinya. (Suara Cendrawasih Kolaitaga/ Wenas Kobogau)
Foto-Foto Demo depan Kampus IPDN


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar