Pages

Pages

Jumat, 28 Juni 2013

Linus Hiluka, Cs Menolak Pembebasan Bersyarat

Tapol Papua di Nabire, Linus Hiluka,
 Cs. Foto: Dok
Nabire,  --  "Tawanan Politik Papua Merdeka" di Nabire, Linus Hiluka, Cs mengatakan menolak tegas rencana pembebasan bersyarat oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Agustus 2013 mendatang.  
 
"Kami Tahanan Politik Papua Barat dengan tegas menyatakan menolak bebas dengan syarat oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Linus dalam Pernyataan Sikap yang diterima majalahselangkah.com, Senin, (24/06/13). 

Kata dia, ada tiga syarat pembebasan. "Pertama, menyadari dan menyesali sepenuhnya perbuatan yang pernah kami lakukan dan tidak melakukan lagi perbuatan yang melanggar hukum. Kedua, setia dan taat kepada pancasila dan NKRI. Ketiga,  patuh dan tunduk kepada Pemerintah Republik Indonesia," tulisnya. 

"Kami menyatakan dengan tegas menolak pernyataan apa pun yang sifatnya menyerah kepada NKRI. Karena, kami Tapol Papua masuk dengan masalah maka keluar dengan penyelesaian. Keluar untuk menentukan nasif sendiri," kata Linus Cs. 

"Kami harus keluar tanpa syarat dan kembali ke habitatnya. Jika tidak, kami akan menjalani hukuman sesuai dengan putusan pengadilan NKRI. Karena kami adalah simbol pembebasan rakyat West Papua," katanya. 

"Kami menghimbau kepada seluruh rakyat bangsa West Papua bahwa tawaran bebas dengan syarat dari pemerintah Indonesia satu huruf pun sama sekali kami tidak terima. Kami terus bertahan dan berjuang untuk rakyat sampai titik darah penghabisan," kata Linus Cs dari LP Kelas IIB Nabire, Papua. (GE/MS)

Sumber : www.majalahselangkah.com