Pages

Pages

Senin, 25 Februari 2013

Konflik Panjang Politik Jakarta dan Hak Dasar Rakyat Papua Barat

Lihat foto lainnya di Umaginews.com
Delapan orang anggota TNI POLRI yang gugur karena membela instruksi pemerintah militeristik Indonesia selama ini.Bagaimana dengan ratusan juta rakyat Papua Barat yang mati terbunuh oleh pemerintah militeristik Jakarta selama kurang lebih 50 tahun, 1963 - 2013 ?

Dimanakah? Belasungkawa nilai-nilai kemanusiaan yang berperi keadilan dalam membela hak-hak dasar rakyat Papua Barat yang mati tertembak, terbunuh diatas tanah airnya sendiri, dan hal ini disebabkan karena perjuangan rakyat Papua Barat ingin berpemerintahan sendiri Papua Barat merdeka.
 

Dengan demikian, konflik yang terus terjadi karena sepanggal kata MERDEKA, sejarah penderitaan panjang rakyat Papua Barat tidak bisa disepelekan begitu saja oleh pemerintah masyarakat internasional.

Konflik panjang rakyat Papua Barat dan pemerintah militeristik Jakarta selama ini atau yang sedang terjadi perlu dimediasi oleh salah satu negara anggota PBB atau lebih tepat PBB perlu meninjau kembali status poltik Papua Barat karena mayoritas rakyat Papua Barat adalah masyarakat pribumi yang ingin dan akan terus berjuang memisahkan dirinya dari brutalisme pemerintah Jakarta/Indonesia dan bernegara sendiri Papua Barat. Dan ini adalah fundamental rights dari seluruh rakyat Papua Barat.

Pemerintah Jakarta perlu ditolong oleh negara pemberi donor seperti Amerika Serikat atau Australia agar brutalisme TNI POLRI tidak mematikan rakyat sipil Papua Barat seperti yang terjadi selama ini, demikianpun rakyat Papua Barat perlu secara adil ditolong oleh masyarakat internasional karena mayoritas bangsa Melanesia rakyat Papua Barat menginginkan berbangsa, bernegara dan berpemerintahan sendiri Papua Barat merdeka diatas tanah leluhurnya. Sehingga sudah saatnya, lahirnya negara Papua Barat, dan kedepan dua negara, Melanesia - Papua Barat dan Indonesia hidup memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan saling berdampingan dalam menghormati batas-batas budaya, sosial ekonomi - politik dari kedua negara tersebut. 
Dan bukan harus haruslah baku tembak, baku kejar dihutan, kirim personil TNI POLRI ke tanah Papua Barat, dan ini sesungguhnya bukanlah solusi yang tepat dan rakyat jadi korban.
 
Sumber : http://phaul-heger.blogspot.com/2013/02/konflik-panjang-politik-jakarta-dan-hak.html?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+blogspot%2FPHJWY+%28PHAUL+HEGER+PAGE%29