Pages

Pages

Senin, 25 Februari 2013

JUMPA PERS AMP; INDONESIA, AMERIKA, PBB AKUI KEDAULATAN WEST PAPUA

Serangkaian Kegiatan Jumpa Pers AMP@ Momai/Dok/AMP
JOGYA-- Memperingati hari kebangsaan kemerdekaan Negara West Papua, pada 1 desember 1961, Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) melakukan Jumpa Pers Hari ini, dan besok Aksi Damai, dalam Press release-Nya  dengan tema  “ Indonesia, Amerika Serikat, & PBB, segera Mengakui West Papua pada 1 Desember 1961”.

Jumpa pers ini dilakukan  Asrama Mahasiswa Papua “Kamasan I” Jogyakarta No 119. Pada hari Jumat (30/011/2012) Pukul:10:00 Wib sampai selesai di lanjutkan dengan Mimbar Bebas sore Pukul 17:00 dini hari.

Dalam Jumpa pers AMP mendesak “Pemerintahan Sby-Budiono, Segera akui Kedaulatan West Papua, karena West Papua Sudah merdeka sejak 1 desember 1961 hingga sampai saat ini Umur 51 tahun”. Tutur Roy karoba ketua Komite Kota Jogya.

Dan Tuntutan Utama AMP yakni; Pertama; Desember 1961 Bukan HUT OPM, Tetapi Adalah Hari Kedaulatan West Papua. Kedua; Indonesia dan PBB Segera Serahkan Kedaulatan West Papua Ketiga; Stop ! Klaim West Papua Bagian Dari Negara Indonesia.

Kordinataor Umum  Sony Dogopia menyatakan Papua Barat sebagai negara merdeka yang dicita-citakan oleh golongan terpelajar Papua diantaranya:  M.W. Kaisiepo dan Mofu (Kepulauan Chouten/Teluk Cenderawasih), Nicolaus Youwe (Hollandia), P. Torey (Ransiki/Manokwari), A.K. Gebze (Merauke), M.B. Ramandey (Waropen), A.S. Onim (Teminabuan), N. Tanggahma (Fakfak), F. Poana (Mimika), Abdullah Arfan (Raja Ampat) yang pada waktu itu yang duduk dalam Nieuw Guinea Raad (Dewan Nieuw Guinea)

Namun tidak bertahan lama, tepatnya pada tanggal 19 Desember 1961, Soekarno Dkk mengumandangkan TRIKORA untuk mengagalkan terbentuknya negara Papua Barat. Sejak itulah, Rakyat Papua hidup dalam cengkraman penjajahan Indonesia.

Kemudian Amoye Yogi  Sebagai sekertaris Panitia Hari Ulang Tahun West Papua, Juga  menambahkan, "kehadiran Kolonial Pemerintah Indonesia dan orang-orang Indonesia di Papua adalah  Ilegal.

“Amoye juga menyatakan sejarah Jelas bahwa, Indonesia harus akui 1 desember 1961 adalah Hari kemerdekaan West Papua, sama seperti Indonesia  Merdeka 17 Agustus 1945, dan negara lain yang sudah Merdeka”.Tuturnya

Perwakilan anggota AMP Telius  menambahkan, "Indonesia perlu ketahui bahwa biasanya di media masa elektronik dan media cetak menyatakan  1 desember 1961 adalah Hut OPM itu salah, yang benar murnih adalah hari deklarasi kemerdekaan bangsa West Papua, di Pimpin oleh Dewan Nieuw Guinea (Nieuw Guinea Raad )”Tegasnya. (Un/ANDY’Go)
 
Sumber :  http://www.umaginews.com/2012/11/jumpa-pers-amp-indonesia-amerika-pbb.html