News
Loading...

Pangdam XVII Cenderawasih Tak Lupa Kasus-kasus Penembakan, Warga Sipil di Papua

Penembakan warga ipil oleh Militer Indonesia (foto Suara Kolaitaga)

Yogyakarta, Jubi – Legislator Papua meminta Pangdam XVII Cenderawasih yang baru agar tidak lupa dengan beberapa kasus penembakan terhadap warga sipil orang asli Papua yang terjadi sejak Desember 2014 hingga saat ini. 

“Selamat kepada Pangdam XVII Cenderawasih yang baru di Papua. Saya minta panglima baru tak lupa dengan kasus-kasus penembakan warga sipil orang asli papua di Paniai, Yahukimo, Dogiyai dan Tolikara,” jelas Laurenzus Kadepa, anggota Komisi I dan Koodinator Politik, Hukum dan HAM, Pemerintahan, Hubungan Luar Negeri DPR Papua, kepada Jubi tidak lama ini.

Kadepa juga meminta agar Pangdam XVII Cenderawasih yang baru dapat membantu dan mendorong proses penyelesaian kasus-kasus penembaakan tersebut sesuai dengan keinginan keluarga korban.

“Saya meminta supaya Pangdam yang baru segera mendorong proses penyelesaian sesuai dengan keinginan keluarga korban. Saya juga minta panglima yang baru dapat memimpin dengan mengedepankan aspek humanis,” ujarnya seperti dirilis suarapapua.com, Mayjen (TNI) Hinja Siburian menjabat sebagai Panglima Komando (Pangdam) XVII/Cenderawasih, setelah diterbitkannya surat keputusan Panglima TNI nomor: Kep/662/VIII/2015 tanggal 18 Agustus 2015, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI. Siburian yang merupakan mantan Kasdam XVII/Cenderawasih menggantikan Mayjen (TNI) Fransen G. Siahaan, yang kini dipromosikan menjadi Asisten Operasi Panglima TNI.

Siburian adalah perwira Akademik Militer (Akmil) 1986, sebelumnya pernah menjabat sebagai Dansatgas Cendrawasih Grup 3 Sandhi Yudha Kopassus (2002), Asops Kaskostrad (2009), Danrem 043/Garuda Hitam (2010), Pamen Denma Mabes TNI AD (2011), dan Dirlat Kodiklat TNI (2012). Selanjutnya, Siburian juga dipromosikan menjadi Danrem 173/Praja Vira Braja Kodam XVII/Cendrawasih (2013), Kasdam XVII/Cenderawasih (2013), Asops Kasad (2014), Danpussenif Kodiklat TNI AD (2014), dan kini sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih (2015). (Arnold Belau)

http://tabloidjubi.com/2015/08/23/pangdam-xvii-cenderawasih-tak-lupa-kasus-kasus-penembakan-warga-sipil-di-papua/
Share on Google Plus

About suarakolaitaga

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment