Pages

Pages

Sabtu, 04 Juli 2015

AMP Desak Indonesia Tarik Aparat Militer dari Papua

Logo Aliansi Mahasiswa Papua. Jubi/IST

Yogya, Jubi – Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) minta Indonesia segera menarik militer dari tanah Papua. Militer Indonesia dinilai menjadi aktor utama konflik dan pemusnahan orang Papua.

Sejak dikumandangkannya TRIKORA oleh Ir. Soekarno, tepat 18 hari pasca dideklarasikannya Kemerdekaan West Papua oleh rakyat Papua di Hollandia (Jayapura), Indonesia mulai melakukan mobilisasi umum, guna menguasai wilayah Papua.

“Sejak itu, Indonesia mulai melancarkan berbagai operasi militer di seluruh wilayah Papua, untuk menumpas gerakan perlawanan rakyat Papua terhadap kehadiran Indonesia di Papua. Akibat operasi militer tersebut, ribuan nyawa rakyat Papua melayang. Konflik yang selama ini terjadi di Papua adalah karena permainan militer Indonesia,” kata Jefry Wenda, Ketua Umum AMP Pusat, Kamis (2/7/2015) di Yogyakarta.

Jefry mengatakan sejak Papua dipaksa bergabung Indonesia, sampai kini Papua menjadi daerah konflik yang berkepanjangan. Semua konflik itu tidak pernah diselesaikan dengan baik. Indonesia terkesan seperti memelihara dan melindungi para aktor pembuat konflik di Papua.

“AMP mendesak Indonesia agar menarik militernya – TNI dan Polri – organik dan non organik dari Tanah Papua untuk menghentikan segala bentuk kejahatan kemanusiaan terhadap rakyat Papua. Tutup dan menghentikan aktivitas eksploitasi milik negara imperialis seperti Freeport, BP, LNG Tangguh, Medco, Corindo, dan lainnya,” katanya.

Sementara itu, seperti dilansir majalahselangkah.com, Laurenzus Kadepa, anggota DPR Papua minta pemerintah menarik militer di wilayah Meepago dan di seluruh Tanah Papua, menyikapi kondisi Papua akhir-akhir ini yang marak pelanggaran HAM.

“Saya minta Pangdam, Kapolda, dan Kapolri untuk segera tarik militer, organik dan non organik dari Tanah Papua agar Papua tanah damai itu tercipta,” katnya. (Arnold Belau)

Sumber : http://tabloidjubi.com/2015/07/02/amp-desak-indonesia-tarik-aparat-militer-dari-papua/