Pages

Pages

Kamis, 19 Maret 2015

IPMA Papua DIY Himbau Mahasiswa Tidak Terprovokasi dengan Isu SMS

Korban pembacokan salah satu mahasiswa Papua, Yaved Adii. Foto: MS

Yogyakarta, MAJALAH SELANGKAH -- Presiden Pelajar dan Mahasiswa Papua Daerah Istimewa Yogyakarta, Aris Yeimo menghimbau mahasiswa Papua tidak terprovokasi dengan bunyi sms yang sedang beredar pasca pembacokan yang terjadi pada Yaved Adii salah satu anggotanya pada Senin (16/03/2015) sore di jalan Selokan Mataram, Sleman Yogyakarta.

"Saya minta dan himbau kepada seluruh mahasiswa Papua di Jogja agar jangan terprovokasi dengan sms yang sedang disebarkan oleh orang tidak bertanggung jawab," ungkapnya kepada majalahselangkah.com, Kamis (19/03/2015) siang.

Menurutnya, isi pesan singkat yang sedang beredar di kalangan mahasiswa Papua Yogyakarta adalah sifatnya provokatif serta merupakan pesan yang menyesatkan dan tidak benar karena korban pembacokan masih hidup dan sedang menjalani pengobatan intensif di rumah sakit. (Baca: Pembacokan Terhadap Mahasiswa Papua kembali Terjadi di Yogyakarta)

"Tidak perlu percaya dan tidak perlu disebarkan, karena dia (korban pembacokan-red) masih hidup dan sedang dirawat di rumah sakit. Kemarin baru korban dioperasi" jelasnya.

Terkait keamanan, Yeimo menjelaskan sudah membuat perjanjian dengan pihak Pattimura Muda sehingga diminta tidak perlu panik. Untuk mencari solusi terbaik, pihak korban dan pihak pelaku akan kembali membicarakan lebih lanjut atas aksi pembacokan yang dialami salah satu mahasiswa Papua tersebut pada hari Jumat (20/03/2015) yang dimediasi oleh pihak kepolisian di Polsek Depok Timur, Sleman Yogyakarta. (Baca: Pembacokan Mahasiswa: Negosiasi IPMA Papua dan Pattimura Muda Hasilkan 5 Poin Perjanjian)

Ia mengakui jika saat ini mahasiswa Papua serta mahasiswa Ambon tengah resah dengan sejumlah pesan singkat melalui telepon seluler yang disebarkan oleh oknum tak bertanggung jawab.

"Kami minta teman-teman tetap tenang dan melanjutkan aktivitas seperti biasanya. Kami sedang berusaha untuk mencari jalan terbaik supaya permasalahan ini cepat selesai," pesannya. (MC2/029/MS)

http://majalahselangkah.com/content/-ipma-papua-diy-himbau-mahasiswa-tidak-terprovokasi-dengan-isu-sms