Pages

Pages

Kamis, 25 September 2014

Reunifikasi Rakyat Papua di Vanuatu Ditunda Hingga Akhir November

Delegasi Papua Barat disambut oleh Juru Bicara Front Pembebasan Rakyat Kanak (FLNKS), Victor Tutugoro dalam MSG Summit di Noumea, Kanaki, Juni 2013 (Jubi/Victor Mambor)
Jayapura, Jubi – Ketua Komite Reunifikasi Rakyat Papua, Pastor Alan Nafuki mengkonfirmasi penundaan Konferensi Papua Barat yang rencananya akan diselenggarakan 1-5 Oktober di Port Vila, Vanuatu.

“Kami putuskan menunda Konferensi untuk memperpanjang masa pencarian dana buat kelompok-kelompok yang akan menghadiri konferensi.” kata Pastor Alan, Kamis (25) sore, melalui sambungan telpon.

Pastor Alan mengakui Komite mengirimkan undangan kepada 80 perwakilan rakyat Papua.
“Namun kami baru menerima 20 konfirmasi yang menyatakan mereka akan hadir dalam konferensi.” kata Pastor Alan.


Pastor yang juga menjabat sebagai Anggota Eksekutif Dewan Gereja Vanuatu ini menambahkan, sebagian besar undangan yang belum mengkonfirmasi kehadiran mereka terkendala masalah visa dan dana perjalanan. Penundaan ini, selain memberikan waktu bagi calon peserta mencari dana perjalanan, juga menambahkan masa pengurusan visa buat calon peserta yang masih mengurus visa mereka.

“Kami ingin semua perwakilan rakyat Papua ini hadir dalam konferensi di Port Vila nanti. Konferensi akan kami tunda hingga akhir November nanti,” lanjut Pastor Alan.

Ditambahkan oleh Pastor Alan, konferensi ini diselenggarakan agar berbagai kelompok perwakilan rakyat Papua bisa bersatu untuk menyepakati aplikasi baru pendaftaran anggota Melanesia Spearhead Group (MSG).

Sementara itu, aktivis Papua yang berbasis di Melbourne, Paula Makabori berharap negara-negara MSG lainnya mengikuti langkah Vanuatu yang memberikan bantuan dana untuk penyelenggaraan Konferensi Rakyat Papua di Port Vila, Vanuatu ini.

“Perdana Menteri Vanuatu, Joe Natuman mendonasikan 50 ribu dolar Amerika untuk penyelenggaraan Konferensi ini.” ujar Makabori.


Penundaan ini merupakan penundaan kedua kalinya. Sebelumnya, Konferensi Rakyat Papua ini direncanakan terselenggara pada tanggal 27-30 Agustus 2014. Namun karena masalah yang sama, Konferensi ini dimundurkan ke tanggal 30 September hingga 4 Oktober 2014.

Akhir bulan Juni lalu, Melanesia Spearhead Groups (MSG) telah menolak permohonan keanggotaan yang diajukan oleh West Papua National Coalition for Liberation. Namun pada saat yang sama, para pemimpin MSG ini meminta Papua Barat untuk mengajukan aplikasi keanggotaan yang baru melalui satu organisasi payung dan dilakukan secara terpadu. Atas dasar keputusan para pemimpin MSG inilah, kemudian diagendakan Konferensi Rakyat Papua di Port Vila, Vanuatu untuk mengakomodir perwakilan Rakyat Papua mengajukan aplikasi yang baru. (Victor Mambor)

Sumber : Jubi