Pages

Pages

Jumat, 12 September 2014

Ada Militer Non-Organik Yang Persenjatai Warga Sipil

© Suara Papua
PAPUAN, Bandung --- Militer Indonesia di duga mempersenjentai warga sipil di tanah Papua untuk kepentingan tertentu. 

Jeki Ikomou, salah satu mahasiswa Papua di Bandung membantah tuduhan tersebut. Ia mengatakan bahwa pemasok senjata utama di Papua sejak Papua berada di dalam NKRI adalah aparat TNI/Polri non-organik.

”Kami tahu, yang selama ini memasok senjata di Papua, khususnya Timika adalah aparat TNI/Polri. Tujuannya buat Papua kacau dan konflik terus,” tegas Jeki kepada Suara Papua, melalui sambungan telepon selulernya kemarin Kamis (19/01) kemarin.

"Kronologis, identitas pelaku, dan saksinya yang di tulis beberapa media nasional tidak jelas, dan tentu diragukan kebenarannya.”

Jeki juga mengatakan, ini merupakan skenario yang dibangun pemerintah Indonesia untuk membangun stigma atau persepsi buruk terhadap warga sipil di tanah Papua.

”Mahasiswa maupun pemuda, khususnya yang ada di Jawa dan Bali jangan terpengaruh dengan isu-isu tersebut,” ungkapnya.

"Di Papua, ada beberapa warga sipil yang diberikan pistol, termasuk teman bermain saya, ini sengaja diberikan oleh aparat untuk mengacaukan situasi Papua untuk kepentingan aparat TNI/Polri,” komentarnya.

Karena itu, dirinya menghimbau agar masyarakat sipil jangan menerima jika ada yang mau ipersenjatai oleh aparat TNI/Polri, karena tentu ini dengan tujuan dan maksud untuk mengacaukan situasi Papua.



SONNY DOGOPIA

sUMBER :  www.suarapapua.com