Pages

Pages

Sabtu, 16 Agustus 2014

Perjanjian New York Agreement 1962 Ilegal, Hak Menentukan Nasib Sendiri solusi demokratis bagi rakyat papua

Foto pada saat aksi 15 Agustus 2014 AMP Bogor/ KM
Bogor KABAR MAPEGA- Pemuda dan masyarakat  papua yang tergabung  dalam Aliansi Mahasiswa Papua AMP Komite  kota Bogor pada tanggal 15 Agustus 2014  unjuk rasa di depan tugu kujan, jantung kota bogor, Jumat (15/14) hari ini.

Aksi mulai long march dari pintu 3 Kebun Raya Bogor  di depan mal pelaza lama Jam 08:00 pagi  sampai dengan titik akhir di depan tugu kujan 12:00 wib dengan suara berteriak papua merdeka, papua merdeka.

Yunus Eki Gobai  selaku korlap Kepada Redaksi Kabar Mapega mengatakan, Aksi turun jalan ini merupakan ,di mana tepat 15 agustus 1962 telah terjadi pristiwa  sejarah yang memilukan  bagi rakyat dan bangsa papua. ujarnya

Lanjutnya ,Waktu tersebut telah ada kesepakatan illegal di antara bangsa-bangsa guna nasip kehidupan  orang papua, namun tidak sepengetahuan  orang papua, apakah belanda atau Indonesia.

Pada akhirnya papua menjadi bagian dari indonesia  dengan bantuan amerika serikat,rakyat  papua tidak terlibatkan  dalam pembicaraan ini  karena dianggap  bodo pada saat itu, Namun sebenarnya  peradaaban orang papua suda berkembang  terbukti suda banyak partai lokai saat itu,ujarnya

Selain itu ,Semuel Nawipa selaku ketu Aliansi mahasiswa  papua Bogor mengatakan perjanjian New York Agreement  dan Roma Agreement adalah illegal dan Negara-negara tersebut   harus bertanggung jawab atas kesalahan  lahrirnya perjanjian New York Agreement 15 Agustus 1962. Dan kami memintaaaa kepada PBB ,Amerika Serikat, Belanda Dan Indonesia harus mengakui kedaulatan west papua  sebagai Hak Menentukan Nasib Sendiri Solusi Demokratis Bagi Rakyat Papua Barat, ujarnya. (Geitogowiyai/KM)
 



        Di bawa ini adalah foto-foto saat aksi berlangsug 15 agustus 2014
              Aliansi Mahasiswa Papua AMP Komite Kota Bogor