Pages

Pages

Senin, 25 Agustus 2014

New Zealand: Buka Ruang Demokrasi, Izinkan Jurnalis Asing Di Papua Barat

Foto: Catherine Delahunty MP/dok. wikipedia
Buletin TPN, Internasional -- Pemerintah Kolonial Indonesia masih terus melarang wartawan asing memasuki Papua Barat dan melarang wartawan Papua Barat sendiri melaporkan situasi sebenarnya.

Kamis, 31 Juli 2014, Catherine Delahunty MP di hadapan Perdana Menteri New Zealand berbicara mengenai keutamaan gerakan untuk menyerukan kebebasan media di Papua Barat.

I move that this House call upon the new President of Indonesia to commit to genuine media freedom in West Papua including the right of local and international journalists to report on the political situation there without risk of imprisonment or harassment by the Indonesian state,” tegas Catherine Delahunty MP melalui media Internasional dikutip B-TPN. Jumat (01/07/2014).

Mengenai kebebasan media di Papua Barat, kebebasan Wartawan Asing di Papua Barat telah  disoroti dari berbagai Negara, pihak Internasional. Namun, hal itu diabaikan oleh Kolonial Indonesia dan terus menutup hal itu.

Pemerintah Selandia Baru secara nasional maupun kewajiban moral akan menyeruhkan kepada Pemerintah Kolonial Indonesia untuk mengizinkan kebebasan media dan akses wartawan internasional di Papua Barat.

Media ini menyertakan Video terkait isi berita ini. (Admin/B-TPN)

Klik dan simak!
[ di sini ]