Pages

Pages

Jumat, 20 Desember 2013

POLRESTA KABUPATEN PANIAI KUNJUNGI JABATANGAN MASAL KEPADA AGUS MOTE PAPUANS DI KAMAR INTERNET ZAITUN NABIRE

Ada apa di balik Polresta paniai tiba-tiba jabatangan kepada agusmote papuans di kamar internet Zaitun nabire pukul 8, 10 malam; perdamaian ampunan atau jebol kebajikan, ikuti mata..... ???? 
WIGUWI-News; Polresta kabupaten paniai operasi pantau hol-hol Meepago pada khususnya kota nabire dengan pasang jaringan melalui putra daerah barisan untuk pantau keadaan situasi kota nabire tentang politik pembebasan papua barat . Berdasarkan Kejadian kota nabire pada tanggal 18 desember 2013 sekitar pukul jam 8, 10 malam waktu papua dini hari sangat manyangkan dan menakutkan di ruang warnet Zaitun jalan gang pam yapis kabupaten nabire papua.

Kronologis; agusmote papuans sedang serius main internet di warnet Zaitun depan RRI nabire masuk jalan gang pam arah utara sampingnya. Agusmote papuans main lama sekitatar 3 jam memakan waktu dan memakan dana cukup mencapai 50. 000 lebih.

Kemudian pertengahan main ada putra daerah 2 dua orang anak-anak terminal nabire sedang melihat lur-lur di pintu kamarnya sebelum 2 jam. Setelah 2 jam kemudian main internetan sekitar jam 8, 10 ada muncul Polresta paniai tiba-tiba muncul di pintu kamar amoyepai. 

Langsung ucap bicara dari polresta paniai, “adik ganteng main internet lama sekali bikin apa ka” sekalian langsung jabatangan. Balasan amoyepai “cek-cek informasi berita ini loading lama jadi memang lama” setelah itu Polresta pania keluar . Kemudian amoyepai merasa takut mulai tutup matikan komputer, cabut plesdisk di CPU, ada muncul ajudan polresta paniai. Mereka bertanya kepada agusmote papuans “kamu sendiri kaa” dan “kamu biasa main internet yaa”, balasan agusmote papuans “kami banyak dengan teman, dan “kami biasa cek informasi dan cari tugas kampus” lanjutan memaksa untuk bicara dan teriak suruh naik ke mobil. Tetapi agusmote papuans langsung di bayar ongkos pakai internetan, kemudian langsung keluar sambil cuek belum dengar apa yang mereka tegur bicara. Agusmote papuans langsung angkat HP panggil teman suruh jemput karena sebelumnya baku janji untuk jemput. Agusmote papuans melihat lagi operator internet di ganti pada saat itu, karena melihat agusmote sudah begitu lama, ternyata zaitun net adalah salah satu internet kaki tangan.

Agusmote papuans keluar ke arah jalan besar depan RRI nabire, tunggu sambil bicara kepada temannya. Kemudian di depan jalan raya ada lewat mobil Polresta paniai tadinya parkir di depan warnet Zaitun, langsung senter ke arah amoyepai dari mobil jendela oleh Polresta paniai, agusmote papuans langsung balik kerah Zaitun net.

Agusmote papuans melihat kearah depan RRI pas jalan masuk jalan gang pam, ada duduk pemuda yang kenal dari paniai selalu mabuk terminal enarotali. Laki-laki duduk panggil agusmote papuans langsung amoyepai beritahukan tentang keadian itu, balasan laki-laki berkata “ bilang saya juga pejabat paniai”, agusmote papuans bilang ah sudah kasetinggal. Laki-laki itu sambil tunggu teman-teman lain baku motor dengan teman yang lain darai arah oyehe nabire. Teman teman itu sudah tiba dan semua itu dari anak-anak terminal enarotali wajah kenal., mereka salam sambil jalan kearah belakang mobil polresta paniai.

Kemudian besok paginya ada dua orang anak laki-laki datang ke rumah tempat nginap amoyepai, dua orang anak laki-laki juga sedang main internet zaitun waktu itu. Agusmote papuans sudah melihat dan tau wajahnya. Agusmote papuans tegur sapa kepada mereka dua “yeee...kamu dua selamat pagi”, dari situ amoyepai keluar dari rumah itu. Anak laki-laki dua itu berrambut potongan belang lalu di pirang dan memakai baju merah seragam, pakaian barisan merah puti.

Kelihatan bahwa dari putra daerah pemuda-pemuda mee wajahnya kenal yang langsung bel kontak terhubung profokasi bahasa tidak-tidak lapor ke polresta paniai dia datang kunjung kepada saya amoyepai, operator pun juga ganti sebelumnya untuk melihat apa yang saya buka-buka web online facebook dan web lain.

Agusmote papuans tidak keberatan dan tidak merasa kepanikan itu soal biasa karena situasi dan keadaan sudah semakin begitu. Cuma kami dan saya agusmote papuans sendiri beri jempol kepada Polresta paniai atau siapa kaki tangan merah putih indonesia, kami menyampaikan bebas untuk di tangkap, di tembak, di apakan tetapi sebelumnya IJINKAN TERLEBIH DULU KEPADA ALLAH TUHAN PENCIPTAKU BAPAKKU DI SORGA.... Freedom)* By Agusmote) 
Sumber : https://www.facebook.com/agusmote/posts/703904279633914

Tidak ada komentar:

Posting Komentar