Pages

Pages

Senin, 16 September 2013

KNPB Tetap Ngotot Akan Demo Untuk Peringati Hari Demokrasi Internasional Hari ini


JAYAPURA - Meski Polda Papua tidak memberikan ijin kepada KNPB untuk melakukan demo memperingati Hari Demokrasi Internasional, namun Juru bicara KNPB Wim R Medlama mengatakan bahwa Senin (15/9)  hari ini KNPB tetap memediasi rakyat untuk melakukan demo damai.

 Seperti diketahui  Polda melarang demo KNPB tersebut dengan alasan, KNPB adalah organisasi yang menyampaikan aspirasi keluar dari konteks NKRI, bahkan nantinya menyebabkan macet, serta membuat panik masyarakat. 

 Kata Jubir KNPB, “KNPB ini sebagai organisasi perlawanan. Dan kami KNPB dari dulu sudah ada, Dan dimana – mana pihak yang berlawanan tidak pernah mendaftarkan diri ke Kesbangpol mana pun. Jadi kami tidak perlu meminta persetujuan dari polda papua,” ujarnya kepada wartawan di Abepura, Minggu (15/9) kemarin sore.

Bahkan menurutnya, sebelum Indonesia merdeka pastinya semenjak berjuang melawan penjajahan, mereka tidak pernah mendaftarkan diri ke kesbangpol belanda.” Kalau memang itu ada, kami minta buktinya bahwa mereka pernah mendaftarkan diri di kesbangpol begitu,” ujarnya.

Jadi pada prinsipnya aksi tersebut tetap dilakukan demo sesuai dengan surat yang sudah dimasukan ke Polda Papua beberapa waktu lalu.”Jadi kami datang dengan niat baik untuk meyampaikan aspirasi secara damai dan kita bisa antisipasi bersama – sama, pihak ke tiga yang sengaja untuk melakukan provokasi terhadap massa dan pihak keamanan,” pungkasnya.

Dalam manajemen aksi KNPB juga menegaskan agar tidak ada anggota demo yang membawa  alat tajam, atau menggkonsumsi minuman keras  (Miras) dan mengancam orang lain karena hal – hal tersebut pada akhirnya akan merugikan yang bersangkutan sendiri serta orang lain.”Dilarang massa aksi membawa bendera bintang kejora, itu bukan layang – layang. Ada saatnya bendera itu berkibar untuk selamanya,” tukasnya. (Mir/Don/l03)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar