Pages

Pages

Selasa, 27 Agustus 2013

TULUSNYA CINTA SANG BUNDA


Dieperan jalan, aku dirangkulnya…
Kehangatan pelukannya, mengajarkan-ku akan ribuan kasih…

Bunda-ku, kau pelita dan cahaya hidup-ku di saat ketidak berdayaan-ku….
Bunda ku, kau nafas dan jantung hidup-ku dalam detakan jiwa-ku…

Kini, dibalik kota yang berjuta penduduk, walau kami diterlantarkan oleh Negara dan Penguasa, aku merasa bahagia karena slalu dirangkul bunda-ku dengan ketulusan cintanya yang dalam.

Bunda, Tulusnya cinta-mu, kini cahaya hidup ku.

___________________________________ by: Marthen Goo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar