Pages

Pages

Sabtu, 23 Februari 2013

PEMBODOHAN PT FREEPORT TERHADAP SUKU AMUNGME

Pada waktu Mr. John Curri secara lisan berjanji kepada Almarhum Bapak Tuarek Natkime : "Kami, Freeport McMoran akan menanam pohon apel di tengah-tengah tanah Mulkini, nanti kalau sudah berbuah anak-anak kita akan memetiknya bersama-sama" (Jika tambang sudah menghasilkan uang, maka kita semua menikmatinya bersama).

Pada akhirnya nyatalah bahwa janji-janji tersebut hanyalah janji-janji kosong belaka. Bahkan sebaliknya banyak peristiwa pelecehan atas Hak Asasi Manusia Papua terjadi dengan mengorbankan hak dasar untuk menentukan nasib suatu bangsa, dan jika secara khusus kalau kita menelusuri pendekatan yang dilakukan oleh PT. Freeport Indonesia maka sejarahnya akan berubah menjadi suatu pencaplokan paksa dengan memperalat Masyarakat Suku Amungme yang lugu dengan iming-iming semua makanan-makanan kaleng yang aneh, di mana makanan-makanan tersebut di kemudian hari dikenal oleh Masyarakat suku Amungme sebagai media pembodohan yang dilakukan oleh PT. Freeport Indonesia terhadap Masyarakat suku Amungme.

Jadi intinya; Apa yg di lakukan TPN/OPN terhadap TNI itu, krn kesalhan sistem pemerintah, dan juga selma ini pemerintah tdak pernah meniginginkan org2 papua tapi hanya kekyaan papua saja, ini merupakan janji2 manis yg pernah dilakukan di freeport. Perjanjian seprti ini yg di lakukan oleh sukarno kepda org papua ketka memanipulasi pepera 1969, tdak kalah banding dagn perjanjian Mr john curri trhadp taurek natkime. Jadi kami org papua hidup untk ditipu. Jadi harus berjuang untk melepaskan diri...dari NKRI.
Oleh : Johan Fernandes